Virus Corona
Daftar Makanan Bantu Cukupi Kebutuhan Vitamin C, D, dan Zinc untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri
Pasien Covid-19 dianjurkan untuk menjalankan pola hidurp sehat selama masa perawatan untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan virus.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Selain itu, minyak hati ikan kod mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi yang dibutuhkan tubuh manusia.
Baca juga: Penyebab Tinggingnya Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia, Termasuk saat Isolasi Mandiri
3. Kuning Telur
Telur utuh adalah salah satu sumber makanan bergizi yang luar biasa.
Sementara sebagian besar protein dalam telur ditemukan di bagian putihnya, lemak, vitamin, dan mineral sebagian besar ditemukan di kuning telur.
Satu kuning telur khas mengandung 37 IU vitamin D.
4. Ikan Sarden
Sarden kalengan juga merupakan sumber vitamin D yang baik, satu kaleng (3,8 ons) mengandung 177 IU.
Jenis ikan berlemak lainnya juga merupakan sumber vitamin D yang baik.
Halibut dan mackerel masing-masing menyediakan 384 IU dan 360 IU per setengah fillet.
Jenis Makanan Kaya Zinc
1. Daging Merah
Daging salah satu adalah sumber zinc yang sangat baik.
Jumlah yang cukup dapat ditemukan di semua jenis daging yang berbeda, termasuk daging sapi dan domba.
Faktanya, 100 gram porsi daging giling mentah mengandung 4,8 mg seng, yang merupakan 44% dari kebutuhan harian
Jumlah daging ini juga menyediakan 176 kalori, 20 gram protein dan 10 gram lemak.
Selain itu daging merah juga sumber nutrisi penting lainnya, seperti zat besi, vitamin B, dan kreatin.
2. Kerang
Kerang adalah sumber zinc yang sehat dan rendah kalori dibandingkan dengan daging merah.
Kerang tiram mengandung jumlah yang sangat tinggi, dengan 6 tiram berukuran sedang menyediakan 32 mg, atau 291% dari kebutuhan harian.
Jenis kerang lainnya mengandung lebih sedikit seng daripada tiram tetapi masih merupakan sumber yang baik.
Baca juga: Apakah Benar Vaksin Covid-19 Sinovac Alami Penurunan Antibodi setelah 6 Bulan? Ini Penjelasannya
3. Kacang-kacangan
Jenis kacang-kacangan (legumes) seperti buncis, lentil, dan berbagai jenis lainnya mengandung zinc dalam jumlah yang cukup tinggi.
Faktanya, 100 gram lentil yang dimasak mengandung sekitar 12% kebutuhan harian zinc.
Namun, mereka juga mengandung fitat. Antinutrien ini menghambat penyerapan seng dan mineral lainnya, yang artinya zinc dari kacang-kacangan tidak diserap sebaik zinc dari produk hewani.
Sedangkan jenis kacang-kacangan (nuts) seperti kacang pinus, kacang tanah, kacang mete dan almond dapat meningkatkan asupan zinc.
Kacang juga mengandung nutrisi sehat lainnya, termasuk lemak dan serat sehat, serta sejumlah vitamin dan mineral lainnya.
Jika Anda mencari kacang yang kaya akan mineral zinc, kacang mete adalah pilihan yang baik, mengandung 15% dari kebutuhan harian.
4. Susu
Susu dan keju adalah dua sumber nutrisi penting bagi tubuh.
Karena mengandung zinc bioavailable dalam jumlah tinggi, yang berarti sebagian besar seng dalam makanan ini dapat diserap oleh tubuh.
Misalnya, 100 gram keju cheddar mengandung sekitar 28% kebutuhan zinc harian, sedangkan satu cangkir susu penuh lemak mengandung sekitar 9%.
Makanan ini juga dilengkapi dengan sejumlah nutrisi lain yang dianggap penting untuk kesehatan tulang, termasuk protein, kalsium, dan vitamin D.
5. Telur
Telur juga merupakan sumber zinc meski tidak dalam jumlah besar, tetapi mengkonsumsi telur dapat membantu memenuhi kebutuhan zinc harian.
Misalnya, 1 telur besar mengandung sekitar 5% kebutuhan harian.
Telur juga mengandung 77 kalori, 6 gram protein, 5 gram lemak sehat dan sejumlah vitamin dan mineral lainnya, termasuk vitamin B dan selenium.
Telur utuh juga merupakan sumber kolin yang penting, nutrisi yang kebanyakan orang tidak mendapatkan cukup (28).
6. Beberapa Jenis Sayuran
Secara umum, sayuran adalah bukanlah makanan yang kaya akan zinc.
Namun, beberapa sayuran mengandung jumlah sedang dan dapat berkontribusi untuk kebutuhan harian, terutama jika Anda tidak makan daging.
Kentang, baik varietas biasa maupun manis, mengandung sekitar 1 mg per kentang besar, yang merupakan 9% dari nilai kebutuhan harian.
Sayuran lain seperti kacang hijau dan kangkung mengandung lebih sedikit, sekitar 3% per 100 gram.
Meskipun tidak mengandung banyak seng, makan sayuran sangat pending dan telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker. (TribunWow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya