Konflik di Afghanistan
Ratusan Warga Padati Kantor Paspor Afghanistan seusai Diumumkan akan Segera Dibuka Lagi oleh Taliban
Taliban mengumumkan kembali buka kantor paspor pada Selasa lalu, ratusan warga langsung antre dan memadati lokasi bahkan sebelum pelayanan dimulai.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Sidiqi mengatakan dia membutuhkan paspor untuk menemani anggota keluarganya ke Pakistan untuk mencari perawatan medis.
“Kita harus meninggalkan Afghanistan,” katanya.
“Ini adalah situasi yang buruk di Afghanistan di mana tidak ada pekerjaan. Ini bukan kondisi yang baik bagi kita untuk hidup.”
Baca juga: Taliban Berencana Adopsi Konstitusi Milik Raja Zahir Shah, Afghanistan akan Pakai Sistem Kerajaan
Baca juga: Larangan Cukur Janggut di Afghanistan Mulai Berlaku, Taliban Ancam Beri Hukuman Bagi Pelanggar
Sebelumnya, pejabat senior Taliban mengumumkan akan segera kembali mengeluarkan paspor untuk warga Afghanistan pada Selasa (5/10/2021).
Keputusan itu akan menghapus hambatan para warga yang ingin melarikan diri dari negara itu, setelah mengalami penundaan beberapa bulan sejak Agustus.
Alam Gul Haqqani, penjabat kepala kantor paspor Afghanistan, mengatakan antara 5.000 hingga 6.000 paspor akan dikeluarkan setiap hari, dikutip dari France24, Rabu (6/10/2021).
Perempuan juga dikatakan akan dipekerjakan untuk mengurus segala proses yang dibutuhkan oleh warga perempuan yang ingin membuat paspor.
“Tidak ada karyawan pria yang berhak melakukan biometrik (cek) atau pekerjaan paspor lainnya pada seorang wanita,” kata Haqqani.
Juru bicara kementerian dalam negeri, Qari Sayeed Khosti, mengatakan penundaan telah melibatkan 25 ribu pemohon yang mencapai tahap akhir pembayaran paspor serta sekitar 100 ribu aplikasi yang berada dalam tahap awal proses. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait Konflik di Afghanistan lain