Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Ratusan Warga Padati Kantor Paspor Afghanistan seusai Diumumkan akan Segera Dibuka Lagi oleh Taliban

Taliban mengumumkan kembali buka kantor paspor pada Selasa lalu, ratusan warga langsung antre dan memadati lokasi bahkan sebelum pelayanan dimulai.

Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Elfan Fajar Nugroho
YouTube/VOA News
Ratusan orang berkumpul di luar kantor paspor di Kabul setelah diumumkan Taliban akan dibuka kembali pada Rabu (6/10/2021). Taliban mengumumkan kembali buka kantor paspor pada Selasa lalu, ratusan warga langsung antre dan memadati lokasi bahkan sebelum pelayanan dimulai. 

TRIBUNWOW.COM – Ratusan warga Afghanistan memadati kantor paspor di ibu kota Kabul, sehari setelah diumumkan akan kembali dibuka untuk mengeluarkan dokumen perjalanan.

Dilansir dari Al Jazeera, pejabat Taliban mengatakan layanan kantor paspor baru akan dilanjutkan pada Sabtu (9/10/2021), setelah sempat ditangguhkan sejak pengambilalihan kekuasaan di Afghanistan pertengahan Agustus lalu.

Tentara Taliban memukul mundur kerumunan orang untuk menjaga ketertiban pada Rabu (6/10/2021).

Pasukan keamanan memukul mundur kerumunan untuk menjaga mereka tetap dalam antrean di depan kantor paspor Afghanistan pada Rabu (6/10/2021).
Pasukan keamanan memukul mundur kerumunan untuk menjaga mereka tetap dalam antrean di depan kantor paspor Afghanistan pada Rabu (6/10/2021). (YouTube/Al Jazeera English)

Baca juga: Taliban Tak Segera Bayar Tagihan Listrik, Afghanistan Terancam Bisa Kembali ke Abad Kegelapan

Baca juga: Bom Meledak di Masjid Kabul saat Upacara Pemakaman Ibu Juru Bicara Taliban, 5 Orang Tewas

“Saya datang untuk mengambil paspor, tetapi seperti yang Anda lihat di sini, ada banyak masalah, sistemnya tidak berfungsi,” kata salah satu pemohon, Mahir Rasooli.

“Tidak ada pejabat yang menjawab pertanyaan kami di sini untuk memberi tahu kami kapan harus datang. Orang-orang bingung,” tambahnya.

Ratusan orang tetap mendatangi kantor paspor, meskipun ada kabar bahwa distribusi paspor akan dimulai pada Sabtu mendatang dan awalnya hanya diperuntukkan bagi mereka yang sudah mengajukan.

Kerumunan warga menekan penghalang beton besar.

Mereka mencoba menyerahkan dokumen kepada seorang pejabat yang berdiri di atasnya.

Sementara pejabat tersebut mendesak mereka untuk pergi dan kembali Sabtu (9/10/2021).

“Saya ke sini untuk menerima paspor, tapi sayangnya saya tidak bisa,” kata Ahmad Shakib Sidiqi.

"Aku tidak tahu apa yang harus kita lakukan dalam kondisi ini."

Kemiskinan dan kelaparan memburuk sejak Taliban mengambil alih Afghanistan.

Kondisi itu juga diperparah dengan kekeringan dan pandemi Covid-19.

Sidiqi dan Rasooli mengatakan prospek ekonomi yang suram di Afghanistan mendorong mereka untuk bisa segera pergi meninggalkan negara itu.

“Tidak ada pekerjaan dan situasi ekonomi tidak terlalu baik, jadi saya ingin memiliki masa depan yang baik untuk anak-anak saya,” kata Rasooli.

Warga Afghanistan mencoba menyerahkan dokumen paspor kepada seorang pejabat yang berdiri di atas pada Rabu (6/10/2021).
Warga Afghanistan mencoba menyerahkan dokumen paspor kepada seorang pejabat yang berdiri di atas pada Rabu (6/10/2021). (YouTube/Al Jazeera English)
Halaman
12
Tags:
AfghanistanKabulTalibanPaspor
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved