Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Bom Meledak di Masjid Kabul saat Upacara Pemakaman Ibu Juru Bicara Taliban, 5 Orang Tewas

Ledakan bom dilaporkan terjadi di Masjid Eidgah, Kabul, saat salat jenazah untuk ibu juru bicara Taliban dilakukan dan dilanjutkan dengan baku tembak.

AFP
Pejuang Taliban berdiri di atas kendaraan polisi yang rusak di sepanjang pinggir jalan di Kandahar, Afganistan, pada 13 Agustus 2021. Ledakan bom dilaporkan terjadi di Masjid Eidgah, Kabul, saat salat jenazah untuk ibu juru bicara Taliban dilakukan dan dilanjutkan dengan baku tembak pada Minggu (3/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Pejabat senior Taliban melaporkan ledakan terjadi di sebuah masjid di Kabul, Afghanistan, hingga menyebabkan sejumlah orang tewas pada Minggu (3/10/2021).

Dilansir dari Al Jazeera, ledakan itu menargetkan gerbang Masjid Eidgah di ibu kota Afghanistan, di mana upacara pemakaman ibu juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, dilakukan.

Sedikitnya lima warga sipil tewas dalam ledakan tersebut, sementara empat orang lainnya dilaporkan terluka.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid (kiri) memberi isyarat saat dia berbicara selama konferensi pers pertama di Kabul pada 17 Agustus 2021 setelah pengambilalihan Afghanistan yang menakjubkan oleh Taliban.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid (kiri) memberi isyarat saat dia berbicara selama konferensi pers pertama di Kabul pada 17 Agustus 2021 setelah pengambilalihan Afghanistan yang menakjubkan oleh Taliban. (Hoshang Hashimi / AFP)

Baca juga: Laporan Rahasia Terungkap, Bank Sentral Afghanistan Sudah Kehabisan Uang sebelum Kemenangan Taliban

Baca juga: Taliban Berencana Adopsi Konstitusi Milik Raja Zahir Shah, Afghanistan akan Pakai Sistem Kerajaan

Sebuah rumah sakit darurat yang didanai Italia di Kabul, mengatakan telah menerima empat orang terluka dalam ledakan itu melalui akun Twitternya.

“Kami menerima empat pasien, tiga di antaranya mengalami luka akibat pecahan peluru, sementara satu orang mengalami luka tembak,” kata Marco Puntin, Direktur Negara untuk Keadaan Darurat di Afghanistan.

Puntin mengatakan dia mendengar suara tembakan tak lama setelah ledakan terjadi.

Di sisi lain, juru bicara Taliban, Bilal Karimi, mengatakan orang-orang yang tewas dalam ledakan bom tersebut adalah warga sipil di luar gerbang masjid, dikutip dari Associated Press pada Minggu (3/10/2021).

Bilal Karimi menyatakan tiga tersangka ditangkap setelah ledakan itu.

Taliban menjaga ketat wilayah di sekitar masjid yang juga ditutup oleh mereka setelah kejadian.

Seorang penjaga toko di dekat lokasi pengeboman, Abdullah, menyatakan Taliban sempat memblokir jalan sebelum ledakan terjadi.

“Saya mendengar suara ledakan di dekat Masjid Eidgah diikuti dengan tembakan senjata,” kata Abdullah kepada AFP.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Namun, serangan di masjid Kabul itu menandai meningkatnya konflik yang harus dihadapi Taliban setelah mengambil alih ibu kota Afghanistan pada 15 Agustus lalu.

Baca juga: Larangan Cukur Janggut di Afghanistan Mulai Berlaku, Taliban Ancam Beri Hukuman Bagi Pelanggar

Baca juga: Taliban Kecam Anggotanya yang Suka Pamerkan Selfie di Media Sosial dan Berwisata, Ini Alasannya

Terutama serangan dari pejuang yang berafiliasi dengan ISIS, yakni ISIS-K atau ISIS-Khorasan.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved