Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Taliban Kecam Anggotanya yang Suka Pamerkan Selfie di Media Sosial dan Berwisata, Ini Alasannya

Aktivitas anggota Taliban yang suka berwisata dan mengambil foto selfie dikecam oleh pejabat senior kelompok itu, dianggap merusak status

AFP/Bulent Kilic
Seorang pejuang Taliban berpose di depan akuarium di Kebun Binatang Kabul pada Rabu (17/9/2021). Aktivitas anggota Taliban yang suka berwisata dan mengambil foto selfie dikecam oleh pejabat senior kelompok itu, dianggap merusak status dan tidak membantu di akhirat pada Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Pertahanan pemerintah Afghanistan bentukan Taliban, mengecam para anggotanya karena pergi berkumpul dalam kelompok besar dan melakukan perjalanan ke tempat wisata.

Dilansir dari The Wall Street Journal, Menteri Pertahanan Mawlawi Mohammad Yaqoob juga memberikan instruksi untuk berhenti mengambil banyak foto selfie.

Anggota Taliban telah bersenang-senang di Kabul setelah merebut ibu kota Afghanistan itu sejak 15 Agustus lalu.

Seorang pejuang Taliban bersama dengan anak-anak melihat akuarium di Kebun Binatang Kabul pada Rabu (17/9/2021).
Seorang pejuang Taliban bersama dengan anak-anak melihat akuarium di Kebun Binatang Kabul pada Rabu (17/9/2021). (AFP/Bulent Kilic)

Baca juga: Ingin Peringatkan Warga, Taliban Gantung Jasad Terduga Penculik di Pusat Kota Herat Afghanistan

Baca juga: Tukang Cukur di Afghanistan Khawatirkan Dampak Aturan Potongan Rambut Pria oleh Taliban

Banyak di antara mereka belum pernah ke kota besar sebelumnya sehingga saat tidak bertugas, mereka memilih untuk berpiknik dan mengunjungi taman hiburan.

Beberapa foto sempat beredar di media sosial, memperlihatkan anggota Taliban mengendarai perahu angsa di sebuah danau.

Atraksi perkotaan terpopuler untuk bersantai bagi Taliban adalah Danau Qargha yang memiliki perahu pedal berbentuk angsa.

Kemudian kebun binatang Kabul dan lingkungan Wazir Akbar Khan di mana pengunjung bisa berjalan-jalan di bukit berumput yang menghadap ke kota.

“Saya biasa menyusup, untuk mengumpulkan intelijen atau menembak orang yang kami targetkan,” kata Shafiullah Masood, seorang anggota Taliban di pusat hiburan City Park bersama anggota lainnya.

“Saya senang orang-orang menikmati kehidupan yang damai di sini sekarang,” tambahnya.

Menteri Pertahanan Mawlawi Mohammad Yaqoob mengungkapkan tanggapannya dalam pesan suara yang dirilis pada Kamis (23/9/2021).

“Tetap pada tugas yang telah diberikan kepada Anda,” katanya.

Baca juga: Taliban Kembali Umumkan Pejabat Baru Afghanistan, Tetap Tak Ada Perempuan

“Anda merusak status kami, yang telah diciptakan dengan darah para martir kami,” tambahnya.

Mawlawi Yaqoob sangat kesal karena anggota Taliban mengeluarkan ponsel mereka untuk mengambil gambar dengan para pemimpin gerakan itu setiap kali bertemu.

Dia memperingatkan ketika foto-foto itu tersebar di media sosial, mereka bisa membahayakan keamanan karena dianggap memberikan informasi lokasi dan aktivitas anggota senior Taliban.

Mawlawi Yaqoob juga mengkritik tindakan beberapa anggota Taliban yang pergi ke kantor-kantor pemerintah di mana mereka tidak memiliki urusan dan hanya mengambil foto.

“Ini sangat tidak pantas karena semua orang membawa ponsel dan mengambil foto di kementerian yang penting dan sensitif tanpa alasan apa pun,” ungkapnya, dikutip dari Reuters.

“Bergaul dan mengambil foto serta  video seperti itu tidak akan membantu Anda di dunia ini, dan juga di akhirat,” lanjutnya.

Mawlawi Yaqoob juga memerintahkan anggota Taliban untuk memperbaiki sikap dan penampilan mereka dengan menumbuhkan janggut, rambut dan berpakaian sesuai dengan aturan Islam.

Selama masa kekuasaan pertama Taliban dari tahun 1996 hingga 2001, kelompok itu melarang gaya rambut pendek dan memaksa pria menumbuhkan janggut.

Hal serupa juga terjadi setelah Taliban kembali menguasai Afghanistan saat ini.

Baca juga: Taliban Tutup Kementerian Urusan Wanita Afghanistan, Pilih Aktifkan Kembali Polisi Moralitas

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved