Tips Kesehatan
11 Makanan yang Bisa Memicu Osteoporosis, Kopi hingga Buah dan Sayur Anorganik
Faktor utama yang meningkatkan risiko osteoporosis adalah pola makan dan nutrisi, yang juga bertanggung jawab untuk pencegahannya.
Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Risiko osteoporosis meningkat pada wanita pascamenopause karena asupan natrium yang tinggi.
Baca juga: 4 Tips Menjaga Kesehatan Vagina, Jangan Semprot hingga Hindari Cukur Rambut Kemaluan Terlalu Sering
3. Minuman berkafein
Terlalu banyak kopi (lebih dari 4-5 cangkir) dalam sehari meningkatkan risiko patah tulang.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan harian sekitar 330 mg kafein (sama dengan 4 cangkir) dapat meningkatkan risiko osteoporosis, terutama pada wanita usia antara 40-76 tahun.
Namun, kondisi tersebut dikaitkan dengan banyak faktor gaya hidup lainnya.
4. Sayuran nightshade
Sayuran nightshade seperti paprika, tomat dan terong bergizi tetapi dapat menyebabkan peradangan atau membesar-besarkan gejala peradangan pada penyakit yang berhubungan dengan tulang.
Untuk dipertimbangkan, sifat inflamasi nightshades masih kontroversial karena juga dikenal dengan sifat anti-inflamasi.
5. Kelebihan vitamin A
Sebuah penelitian berbicara tentang efek negatif retinol (suatu bentuk vitamin A) pada kepadatan mineral tulang, lumbar dan leher femur.
Selain itu, asupan makanan atau suplemen yang berlebihan vitamin A dapat meningkatkan risiko patah tulang pinggul.
Bentuk retinol Vitamin A dapat ditemukan dalam makanan seperti hati, kuning telur, produk susu, dan suplemen makanan.
6. Makanan yang Dibakar
Produk Akhir Glikasi Lanjutan atau AGE secara alami ada dalam daging hewan mentah.
Memanggang, menghanguskan, membakar, menggoreng, atau membakar makanan ini mempercepat pembentukan pembentukan AGE baru yang dikaitkan dengan banyak penyakit manusia.