Tips Kesehatan
11 Makanan yang Bisa Memicu Osteoporosis, Kopi hingga Buah dan Sayur Anorganik
Faktor utama yang meningkatkan risiko osteoporosis adalah pola makan dan nutrisi, yang juga bertanggung jawab untuk pencegahannya.
Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBBUNWOW.COM - Osteoporosis adalah penyakit tulang metabolik kronis yang umumnya menyerang wanita, orang tua dan orang-orang ras Kaukasia.
Hal ini ditandai dengan kerapuhan tulang yang tinggi akibat massa tulang yang rendah, gangguan pada mikrostruktur tulang dan degradasi jaringan tulang.
Osteoporosis menjadi epidemi global karena menyebabkan penurunan kualitas hidup, beban keuangan, penyesuaian hidup, dan terkadang kecacatan.
Faktor utama yang meningkatkan risiko osteoporosis adalah pola makan dan nutrisi, yang juga bertanggung jawab untuk pencegahannya.
Baca juga: 5 Manfaat Sayur Bayam untuk Kesehatan, Baik untuk Jantung, Mata hingga Tulang
Sejumlah makanan bisa menjadi penyebab tulang lemah dan perlu dibatasi untuk mencegah osteoporosis.
Dilansir TribunWow.com dari Boldsky, perhatikan makanan yang buruk untuk osteoporosis dan harus dibatasi atau dihindari.
1. Terlalu banyak protein
Protein menjadi nutrisi penting bagi tubuh tetapi dalam jumlah yang tinggi dapat meningkatkan risiko osteoporosis.
Ini bukan karena nutrisi protein tetapi karena usia tua.
Orang tua tidak dapat memproses protein seefisien orang dewasa.
Ini meningkatkan beban asam dalam tubuh dan menyebabkan erosi kalsium untuk menetralkan asam.
Konsumsi protein dalam jumlah yang disarankan, untuk meningkatkan kesehatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis.
2. Makanan tinggi garam
Makanan tinggi garam seperti pizza, kentang goreng, daging beku, sup kalengan, dan ham memiliki kandungan natrium yang tinggi.
Terlalu banyak natrium dalam makanan dapat menyebabkan ekskresi kalsium melalui urin dan keringat.