Tips Kesehatan
Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tips Mencegah Kram Kaki di Malam Hari
Kram kaki di malam hari dapat terjadi lantaran otot tidak aktif pada siang hari, otot lelah, atau kondisi medis tertentu, begini cara mengatasinya.
Penulis: Laila N
Editor: Claudia Noventa
Menurut ulasan tentang kram kaki nokturnal, penelitian yang tersedia menunjukkan bahwa kelelahan otot adalah penyebab utama.
Atlet lebih mungkin terkena kram kaki setelah melakukan aktivitas yang lebih tinggi dari normal.
Kelebihan tenaga, seperti melatih otot dengan sangat intens untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan beberapa orang mengalami lebih banyak kram di kemudian hari.
Berdiri dalam waktu lama di siang hari, yang biasa terjadi di banyak pekerjaan, bisa membuat otot lelah.
Otot-otot lelah di siang hari bisa menyebabkan kecenderungan kram di malam hari.
Tidak aktif di siang hari
Teori terkemuka lainnya adalah bahwa duduk untuk waktu yang lama, seperti saat bekerja di meja, dapat menyebabkan otot memendek seiring waktu.
Ketidakaktifan fisik ini ketika seseorang belum meregangkan otot mereka untuk sementara waktu dapat meningkatkan risiko kram, dan ini biasanya dapat terjadi di tempat tidur pada malam hari.
Seseorang yang tidak meregangkan otot atau berolahraga secara teratur mungkin lebih berisiko mengalami kram kaki di malam hari.
Otot pada orang yang kurang aktif secara fisik mungkin lebih pendek, yang dapat meningkatkan risiko kram atau kejang.
• 5 Manfaat Wortel bagi Tubuh, Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Baik untuk Kulit
Posisi tubuh
Duduk atau berbaring dengan cara tertentu yang membatasi gerakan atau aliran darah ke kaki, seperti mengistirahatkan satu kaki di kaki yang lain atau dengan menyilangkan kaki, dapat menyebabkan kram.
Orang-orang mungkin ingin bereksperimen dengan tidur dalam posisi yang lebih panjang untuk melihat apakah ini meredakan kram kaki malam hari mereka.
Usia yang lebih tua
Seiring bertambahnya usia, mereka juga cenderung memiliki kram kaki di malam hari.