Hasto Kristiyanto Tersangka KPK
Fakta Baru Hasto Kristiyanto Tersangka: Masuk Radar KPK sejak 2020 hingga Sempat Dibuntuti
Ternyata sebenarnya Hasto Kristiyanto, ternyata sudah menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2020.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Penetapan tersangka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjadi sorotan, sebagian pihak mempertanyakan kenapa ia baru ditetapkan tersangka sekarang, padahal kasus Harun Masiku sudah lama bergulir.
Terkait hal ini, ternyata sebenarnya Hasto Kristiyanto, ternyata sudah menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2020.
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Tibiko Zabar Pradano, mengungkapkan bahwa Hasto Kristiyanto sempat dibuntuti oleh penyidik KPK pada awal bergulirnya kasus Harun Masiku.
Namun, operasi tersebut menemui kendala.
Tibiko menyebut penyidik kehilangan jejak kendaraan Hasto di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan bahkan mengalami intimidasi dari petugas setempat.
Kegagalan misi membuntuti Hasto Kristiyanto diduga disebabkan bocornya informasi di internal KPK.
Baca juga: HP yang Disita KPK Disebut Jadi Kunci Makin Terungkapnya Peran Hasto dalam Kasus Harun Masiku
"Hasto sendiri diduga telah masuk dalam radar KPK sejak awal kasus ini bergulir pada bulan Januari 2020 lalu."
"Kala itu penyidik KPK sempat membuntuti kendaraan Hasto hingga akhirnya kehilangan jejak di PTIK dan tim KPK mendapatkan intimidasi bahkan disekap oleh petugas setempat," ungkap Tibiko dalam keterangannya, Rabu (25/12/2024).
"Hal ini ditengarai akibat adanya kebocoran informasi di internal KPK dan ketidakseriusan pimpinan KPK dalam melaksanakan tanggung jawabnya," jelas dia.
Hasto Sejatinya Jadi Target OTT KPK
Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, mengatakan Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku sejatinya menjadi target Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.
Adapun perkara Harun Masiku ini awalnya berasal dari giat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Januari 2020 silam.
Kala itu, KPK berhasil menangkap Wahyu Setiawan selaku komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan beberapa pihak lainnya.
Menurut Novel, perbuatan Firli Bahuri yang pada saat itu menjabat ketua KPK membuat Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku lolos dari operasi senyap KPK.
Hal yang membuat Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku lepas dari OTT, kata Novel, adalah ketika Firli Bahuri mengungkap adanya giat penangkapan terhadap Wahyu Setiawan dan sejumlah pihak lainnya kepada media.
"Bila diteliti lebih cermat lagi, bahwa terjadinya masalah tersebut karena saat setelah penangkap dalam OTT terhadap Wahyu Setiawan di bandara, tiba-tiba ada pimpinan KPK, seingat saya Firli Bahuri, membuat pernyataan ke media bahwa ada OTT terhadap komisioner KPU," kata Novel dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu.
Sumber: Tribunnews.com
Sujud Syukur di Depan Kantor KPK seusai Praperadilan Hasto Ditolak, Eks Kader PDIP: Saya Sudah Sadar |
![]() |
---|
2 Jabatan yang Ditawarkan Hasto ke Riezky Aprilia agar Serahkan Jabatan Anggota DPR ke Harun Masiku |
![]() |
---|
KPK Ungkap Perintah Hasto Kristiyanto ke Harun Masiku sebelum Kabur, Termasuk Standby di DPP |
![]() |
---|
Hasto Kristiyanto Tak Ditahan setelah Pemeriksaan sebagai Tersangka, KPK Jamin Kasus Tak Menguap |
![]() |
---|
Memaknai Senyuman Hasto Kristiyanto saat Tiba di Gedung KPK, Pengamat: Dapat Dukungan Megawati |
![]() |
---|