Breaking News:

Terkini Nasional

Cerita di Balik Momen Paus Fransiskus Berdoa kepada Patung Maria Bunda Segala Suku

Saat Misa Suci Agung bersama Paus Fransiskus, terdapat sebuah momen khusus yang mungkin lepas dari perhatian ribuan umat yang hadir di GBK.

Editor: Lailatun Niqmah
Istimea/Media resmi Vatikan
Foto Patung Maria Bunda Segala Suku (kiri) dan momen kala Paus Fransiskus memberkati lukisan Maria Bunda Segala Suku Di Basilica St. Petrus, Rabu (16/11/2022), yang nantinya akan dibawa pulang ke Indonesia oleh delegasi PWKI. Saat Misa Suci Agung bersama Paus Fransiskus, terdapat sebuah momen khusus yang mungkin lepas dari perhatian ribuan umat yang hadir di GBK, yakni momen ketika Paus Fransiskus berdoa kepada patung Maria Bunda Segala Suku. 

TRIBUNWOW.COM - Saat Misa Suci Agung  bersama Paus Fransiskus, terdapat sebuah momen khusus yang mungkin lepas dari perhatian ribuan umat yang hadir di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9/2024) petang.

Momen tersebut terjadi segera setelah misa berakhir. 

Sebelum meninggalkan altar, Paus Fransiskus tampak menuju ke patung Bunda Maria, yang sangat populer di Keuskupan Agung Jakarta. 

Patung itu bernama Maria Bunda Segala Suku (MBSS). 

Baca juga: Tangis Haru Umat Katolik saat Disapa Paus Fransiskus di GBK, Ceritakan Kerendahan Hati

Paus kemudian berdoa sejenak dan mengakhirinya dengan memegang bagian bawah Patung Maria setinggi 180cm.

Bagaimana cerita di balik itu?

Tidak diketahui persis apa doa yang didaraskan oleh Bapa Suci.

Namun, yang diketahui pasti adalah Paus Fransiskus tidak asing dengan patung Maria Bunda Segala Suku tersebut. 

Setidaknya sebelum di GBK, Jakarta, Paus Fransiskus pernah melihat pada dua tahun yang lalu.  

Ia menerima dua cinderamata bertema Maria Bunda Segala Suku. Yakni berupa lukisan dan patung kayu.  

Paus Fransiskus menerima dua hadiah itu di Vatikan.

Paus Fransiskus menerima hadiah Patung Maria Bunda Segala Suku dari Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, di Basilica St Petrus, Rabu (16/11/2022).
Paus Fransiskus menerima hadiah Patung Maria Bunda Segala Suku dari Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, di Basilica St Petrus, Rabu (16/11/2022). (Media resmi Vatikan)

Lukisan dan Patung Maria Bunda Segala Suku yang merupakan hadiah istimewa dari Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Kardinal Suharyo tersebut diserahkan oleh rombongan Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) kepada Paus Fransiskus saat audiensi umum di Basilica St Petrus, Vatikan, Rabu (16/11/2022) lalu. 

Pada waktu itu, patung Maria Bunda Segala Suku dibawa dan diserahkan oleh Mercy Tirayoh (KompasTV) dan Rosmeri Sihombing (Media Indonesia). Sementara lukisan Maria Bunda Segala Suku diserahkan oleh Gora Kunjana (benang.id) dan Willy Masaharu (Indotren). 

Selain lukisan dan patung kayu Maria Bunda Segala Suku, PWKI juga menyampaikan kado khusus lainnya kepada Paus Fransiskus, berupa Gunungan Wayang Kulit dari Sri Sultan Hamengkubuwono X, Kain Batik Ceplok Mangkara Latar Kawung dari GKBRAy Adipati Paku Alam X, dan Buku Karya Rm Sandro Peccati SX – misionaris Italia yang telah 60 tahun berkarya di Indonesia.

Kunjungan resmi PWKI ke Vatikan tahun 2022 tersebut dalam rangka mempromosikan perdamaian dunia yang merupakan amanat Pembukaan UUD 1945 dan Dokumen Abu Dhabi tentang Human Fraternity for World Peace and Living Together – Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama. Dokumen tersebut ditandatangani Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Syekh Ahmed El Sayyeb di Abu Dhabi pada Februari 2019. 

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Paus FransiskusMisaBunda MariaKatolikPaguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI)Gelora Bung Karno (GBK)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved