Breaking News:

Virus Corona

Perbedaan Gejala Awal Infeksi Covid-19 pada Seseorang Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin

Gejala yang ditimbulkan dari infeksi Covid-19 memang berbeda-beda, mulai dari gejala ringan, sedang hingga berat.

sciencefocus.com
Ilustrasi Virus Corona. Perbedaan Gejala Awal Infeksi Covid-19 pada Seseorang Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin 

TRIBUNWOW.COM - Gejala yang ditimbulkan dari infeksi Covid-19 memang berbeda-beda, mulai dari gejala ringan, sedang hingga berat.

Namun ada juga seseorang yang terpapar Covid-19 tidak menunjukkan gejala-gejala.

Umumnya, gejala dari Covid-19 ada demam tinggi, tenggorokan sakit, batuk, sesak napas hingga kelelahan.

Baca juga: Syarat Ibu Menyusui Terima Vaksin Covid-19, Bermanfaat juga untuk sang Bayi, Punya Imunitas Sejenis

Baca juga: Berikut 10 Syarat Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Hamil, Termasuk Usia Kehamilan di Trimester Kedua

Studi baru menganalisis gejala-gejala awal Covid-19 yang dirasakan para pasien.

Hasilnya menemukan gejala Covid-19 yang dilaporkan berbeda menurut jenis kelamin hingga usia.

Hasil penelitian ini telah diterbitkan 30 Juli lalu di jurnal The Lancet Digital Health.

Studi yang dipimpin oleh para peneliti dari King's College London, Inggris, menganalisis data dari aplikasi ZOE COVID Symptom Study antara 20 April hingga 15 Oktober 2020, dilansir dari Science Daily, Selasa (3/8/2021).

Para peserta pengguna aplikasi ini diundang untuk dites segera setelah mereka melaporkan gejala baru.
Hal ini berkat inisiatif bersama dengan Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial.

Para peneliti selanjutnya memodelkan gejala-gejala awal Covid-19 dan berhasil mendeteksi 80 persen kasus saat menggunakan aplikasi laporan gejala yang dilaporkan sendiri selama tiga hari.

Dengan menggunakan kriteria diagnostik National Health Service UK saat ini, para peneliti membandingkan kemampuan untuk memprediksi gejala awal Covid-19.

Selain itu, mereka menggunakan model Hierarchical Gaussian Process, yakni sejenis mesin pembelajaran yang mendukung studi untuk menunjukkan gejala awal Covid-19 yang berbeda di antara kelompok usia dan jenis kelamin.

Model pembelajaran mesin ini mampu menggabungkan beberapa karakteristik tentang orang yang positif Covid-19, seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan, serta menunjukkan perbedaan gejala awal Covid-19 yang dialami pasien dari berbagai kelompok.

Baca juga: Alami Sesak Napas saat Isolasi Mandiri karena Covid-19? Kenali Tanda-tanda Bahaya Ini

Baca juga: Dianjurkan Makan Makanan Kaya Antioksidan saat Isoman Covid-19, Ini Peran Pentingnya bagi Tubuh

Peneliti menemukan ada 18 gejala Covid-19 yang diperiksa, yang memeliki relevansi berbeda untuk deteksi dini pada kelompok yang berbeda.

Dalam deteksi dini Covid-19, gejala paling penting secara keseluruhan di antaranya termasuk kehilangan penciuman, nyeri dada, batuk terus-menerus, sakit perut, melepuh pada kaki, nyeri mata, dan nyeri otot yang tidak biasa.

Kendati demikian, ternyata gejala awal Covid-19, kehilangan penciuman signifikan terjadi pada orang berusia di atas 60 tahun dan tidak relevan untuk subjek berusia di atas 80 tahun.

Gejala Covid-19 awal lainnya seperti diare adalah kunci pada kelompok usia yang lebih tua (60-79 tahun dan 80 tahun ke atas).

Demam, meskipun merupakan gejala penyakit yang diketahui, bukanlah ciri awal penyakit pada kelompok usia manapun.

Gejala awal berdasarkan jenis kelamin Berdasarkan jenis kelamin, studi ini menemukan bahwa pria lebih mungkin melaporkan sesak napas, kelelahan, kedinginan dan menggigil.

Sedangkan pada wanita, gejala Covid-19 awal yang dilaporkan lebih mungkin mengeluhkan kehilangan penciuman, nyeri dada dan batuk terus-menerus.

Sementara model ini dibuat dalam aplikasi studi Gejala Covid, model direplikasi sepanjang waktu yang menunjukkan bahwa model tersebut juga akan berlaku untuk kontributor non-aplikasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved