Virus Corona
Guru Besar UI Ingatkan 3 Aspek Penting bagi Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri di Rumah
Guru Besar Paru FKUI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan beberapa aspek yang harus diperhatikan saat menjalani isolasi mandiri.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan beberapa aspek yang harus diperhatikan saat menjalani isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.
Seperti diketahui pasien Covid-19 bisa menjalani isolasi mandiri jika memenuhi syarat seperti tidak memiliki gejala atau dengan gejala ringan, tidak memiliki komorbid, berusia di bawah 45 tahun, dan memiliki ruangan yang memadai.
Pasien Covid-19 juga sebelumnya harus mendapat persetujuan dokter untuk dapat melakukan isolasi mandiri.
Dokter nanti yang akan memutuskan kelayakan pasien untuk isolasi mandiri setelah mengetahui kondisi kesehatan dan tempatnya untuk isolasi mandiri.
Baca juga: Pulihkan Mental, Apa yang Harus Dilakukan setelah Selesai Isolasi Mandiri karena Covid-19?
Baca juga: Tidak Melulu Akibat Covid-19, Ini Penyebab Lain Tubuh Merasa Mudah Lelah ketika Isolasi Mandiri
Dikutip dari Warta Kota, Minggu (4/7/2021). Prof Tjandra membagi panduan isolasi mandiri ke dalam tiga aspek.
Adapun beberapa aspek yang perlu diperhatikan selama isolasi mandiri adalah:
1. Aspek Kebutuhan Harian selama Isolasi Mandiri
Pasien Covid-19 perlu memperhatikan kebutuhannya untuk dapat menjalankan isolasi mandiri selama minimal 10 hari.
Kebutuhan sehari-hari seperti makan dan minum, istirahat cukup, ruang isolasi yang layak dengan ventilasi baik, pakaian dan tempat tidur yang memadai.
Dia juga menaruh keamanan ke dalam aspek tersebut seperti terjaminnya keamanan seperti tidak ada risiko arus pendek listrik di kamar atau tergelincir di kamar mandi karena tidak dibersihkan rutin.
Hal berikutnya, dukungan moral dan sikap positif dari anggota keluarga, kerabat hingga tetangga.
Untuk itu, dia menganjurkan masyarakat yang ingin menjalani isolasi mandiri untuk melapor kepada lingkungan sekitar seperti RT dan RW.
Lingkungan sekitar diharap bisa membantu pasien Covid-19 dengan ikut memantau kondisi hariannya dan agar bisa mendapatkan bantuan jika memerlukannya.
Pada kasus isolasi mandiri yang melibatkan satu keluarga, dukungan mulai dari moral hingga penyediaan pangan dan obat-obat dari RT/RW bisa sangat diperlukan.
Baca juga: Jangan Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 dengan Alasan Ini Lebih Baik Isoman di Tempat Terpusat
Baca juga: Risiko Isolasi Mandiri di Rumah saat Covid-19, Ini Keuntungan Isoman di Fasilitas Pemerintah
2. Aspek Kesehatan