Breaking News:

TWK KPK

Sebut Pimpinan KPK Kriminal karena Tentang Jokowi, Bambang Widjojanto: Harusnya Jadi Tersangka Semua

Pimpinan Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Bambang Widjojanto, menganggap para pimpinan KPK kini layak disebut sebagai kriminal.

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto. Terbaru, Bambang menganggap janggal penonaktifan 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan seusai tak lolos seleksi TWK. Ia menganggap pimpinan KPK telah menentang Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNWOW.COM - Pimpinan Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Bambang Widjojanto, menganggap para pimpinan KPK kini layak disebut sebagai kriminal.

Dilansir TribunWow.com, hal itu berkaitan dengan pemecatan 51 pegawai KPK yang tak lolos seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Bambang menganggap para pimpinan KPK kini telah melawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menentang pemecatan puluhan pegawai KPK tersebut.

Ketua KPK Firli Bahuri dalam acara pelantikan 1.271 pegawai KPK menjadi ASN, Selasa (1/6/2021).
Ketua KPK Firli Bahuri dalam acara pelantikan 1.271 pegawai KPK menjadi ASN, Selasa (1/6/2021).  Mantan Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto menganggap para pimpinan KPK era sekarang layak dianggap kriminal. (YouTube Kompastv)

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Sebut Tetap Lantik 1.271 Pegawai jadi ASN demi HAM dan Status Hukum

Baca juga: 700 Pegawai KPK yang Lolos TWK Dikabarkan Kompak Tak Hadiri Pelantikan Jadi ASN, Ini Kata Pengamat

Dalam kanal YouTube tvOneNews, Senin (31/5/2021), Bambang menilai TWK hanya dijadikan instrumen untuk memberhentikan pegawai KPK yang dinilai 'berbahaya'.

"Seolah-olah TWK ini adalah satu instrumen yang jadi pemutus," ujar Bambang.

"Udah kerja 14 tahun, 17 tahun, 23 tahun itu seolah-olah tidak ada, hanya dengan selembar kertas yang metodologinya masih dipersoalkan beberapa kalangan."

"Sepertinya orang-orang yang disingkirkan ini memang sudah ditarget."

"Kemudian TWK itu adalah instrumen untuk men-justified target-target itu," lanjutnya.

Baca juga: Saat Pelantikan, Firli Bahuri Minta Pegawai KPK agar Tidak Mudah Dipengaruhi Para Penguasa

Baca juga: Pertama Kali Terjadi di Indonesia, Aksi Solidaritas 700 Pegawai KPK Minta Hasil TWK Dibatalkan

Bambang menduga ada kepentingan tertentu di balik pemecatan 51 pegawai KPK tersebut.

"Apakah kepentingannya hanya yang diduga ketua KPK dan pimpinan KPK saja? Atau dia juga bagian dari kepentingan yang lebih besar?"

"Kita menduganya seperti itu."

Menurut dia, para pimpinan KPK kini tak menggubris pernyataaan Jokowi.

Karena itu, Bambang menyebut para pimpinan KPK kini sebagai kriminal.

"Apa indikatornya, pernyataan presiden yang sudah clear dan kristal bahwa 75 ini seharusnya tidak bisa disingkirkan begitu saja," ujar Bambang.

"Toh kemudian dilawan, ini bukan hanya insubordinasi loh."

"Di Pasal 160 KUHP dijelaskan orang yang melawan perintah atasan itu kriminal loh."

"Harusnya pimpinan KPK itu semua kriminal dan jadi tersangka semua," tandasnya.

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-1.53:

Pelantikan Pegawai KPK

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan sejumlah pesan ketika melantik 1.271 pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved