Revisi UU KPK

Unjuk Rasa di Gedung KPK Bawa Spanduk Dukungan, Demonstran Ternyata Tak Tahu soal Revisi UU KPK

Unjuk rasa di depan Gedung KPK, saat ditanya soal revisi UU KPK ternyata tak tahu. Padahal bawa spanduk dengan tulisan begini.

Unjuk Rasa di Gedung KPK Bawa Spanduk Dukungan, Demonstran Ternyata Tak Tahu soal Revisi UU KPK
Capture Youtube Kompastv
Aksi demo di depan Gedung KPK sempat berujung ricuh kemudian disusul aksi kelompok lain yang lebih kondusif, Jumat (13/9/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Sempat terjadi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Para pendemo mengatasnamakan diri dalam 'Aliansi Masyarakat Sipil Pejuang Antikorupsi' yang mendukung revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (14/9/2019), namun saat demonstran ditanya soal revisi UU KPK yang mereka dukung, ternyata mereka tidak tahu.

KPK Serahkan Mandat Pemberantasan Korupsi ke Jokowi: Semoga Bapak Segera Ambil Langkah Penyelamatan

Padahal para pendemo membentangkan spanduk dan meneriakkan orasi berupa dukungan terang-terangan terhadap revisi UU KPK.

Di antaranya spanduk bertuliskan "UU KPK BUKAN KITAB SUCI MENGAPA TAKUT DIREVISI?" hingga "CEGAH KPK JADI MAKELAR KASUS, DUKUNG KPK DENGAN MENDUKUNG REVISI UU KPK".

Mereka juga datang dengan membawa mobil pikap lengkap dengan pengeras suara di mana ada orator yang mengaku mewakili masyarakat Indonesia dan memperingatkan KPK.

"Kita di sini mendukung revisi Undang-Undang KPK, kita di sini mewakili masyarakat Indonesia kawan- kawan," ujar orator berjaket hitam dan bercelana putih.

"Dan (KPK) jangan bermain-main di dalam sana. Jangan lagi ada kepentingan politik lewat jaringan."

Polisi Ungkap Belum Ada yang Ditangkap terkait Ricuh di Depan Gedung KPK

Orator juga memprotes soal kain hitam yang menutupi logo KPK.

Kain hitam yang menutup logo KPK itu adalah aksi simbolik terhadap revisi UU KPK.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved