Manfaat Kesehatan
10 Manfaat Luar Biasa Kunyit Mencegah Depresi hingga Mencegah Penyakit Alzheimer
Berikut 10 manfaat kunyit bertujuan untuk melindungi dari masalah kesehatan dan meningkatkan imun tubuh.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: adisaputro
Dulu, sel saraf (neuron) yang terbentuk selama masa kanak-kanak dianggap tidak dapat membelah atau berproliferasi.
Namun, kini diketahui bahwa anggapan ini tidak sepenuhnya akurat, karena neuron dapat membentuk koneksi baru dan berproliferasi di berbagai area otak.
Komponen kunci yang terlibat dalam mekanisme ini adalah sejenis hormon pertumbuhan yang disebut faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (BDNF).
Kadar hormon BDNF yang tidak mencukupi dianggap berpengaruh dalam perkembangan berbagai penyakit yang berkaitan dengan otak dan sistem saraf.
Kurkumin yang terkandung dalam kunyit meningkatkan kadar hormon ini, mengurangi kemungkinan berkembangnya penyakit otak dan sistem saraf, sekaligus mendukung peningkatan daya ingat dan fungsi kognitif.
6. Memberikan Perlindungan Terhadap Penyakit Kardiovaskular
Ada banyak faktor risiko dan penyebab berbeda yang berkontribusi terhadap perkembangan penyakit jantung dan pembuluh darah, yang merupakan penyebab kematian paling umum di negara kita dan di seluruh dunia.
Salah satunya adalah kerusakan pada lapisan endotel, yang berfungsi sebagai lapisan pelindung pembuluh darah karena berbagai alasan.
Kondisi ini, yang dikenal sebagai disfungsi endotel, berkaitan langsung dengan banyak masalah kesehatan jantung dan pembuluh darah, seperti tekanan darah dan pembekuan darah.
Kurkumin memperkuat fungsi endotel dan mendukung perbaikan lapisan endotel yang rusak.
Selain itu, kunyit melawan faktor-faktor negatif seperti infeksi dan oksidasi, yang dianggap sebagai penyebab penyakit jantung, sehingga sangat efektif dalam melindungi terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah.
7. Efektif dalam Mencegah Penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum di dunia dan juga merupakan penyebab demensia, yang umumnya dikenal sebagai kepikunan, yang paling sering terjadi.
Meskipun rencana pengobatan konkret yang dapat didefinisikan sebagai pengobatan Alzheimer belum diidentifikasi,
Ditekankan bahwa komponen anti-inflamasi dan antioksidan mungkin efektif dalam mencegah penyakit ini dan memperlambat perkembangannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kunyit-jahe.jpg)