Kasus Korupsi
Siapa Robert Bonosusatya alias RBS? Diduga Sosok Kuat di Balik Korupsi Timah Rp 271 Triliun
Sosok berinisial RBS ramai disebut dalam kasus mega korupsi timah yang menyeret Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim, dan Harvey Moeis.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sosok berinisial RBS ramai disebut dalam kasus mega korupsi timah yang menyeret Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim, dan suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis.
RBS diduga sebagai orang kuat yang mengendalikan mega korupsi senilai Rp 271 triliun itu.
Lantas, siapa sebenarnya sosok RBS?
Baca juga: Nasib Sandra Dewi setelah Harvey Moeis Jadi Tersangka Korupsi, Akankah Ikut Terseret Kasus Suami?
Sosok RBS
Belakangan diketahui sosok RBS adalah pengusaha Robert Bonosusatya.
Nama Robert dikenal di kalangan pengusaha. Akan tetapi, data diri Robert tidak banyak diungkap.
Diketahui Robert Priantono Bonosusatya merupakan mahasiswa lulusan sains di University of California San Francisco Foundation.
Dilansir dari Bloomberg.com via TribunPontianak.co.id Robert Priantono Bonosusatya pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Citra Marga Nusaphala Tbk dan PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.
Sebagaimana diketahui, PT Citra Marga Nusaphala Tbk adalah perusahaan pengakomodasi jalan tol yang berkantor di Jakarta.
Sedangkan, PT Jasuindo Tiga Perkaasa Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan.
RBS atau RBT juga adalah President Direktur PT Pratama Agro Sawit sejak tahun 2008.
RBT pernah disorot media ketika Surat Kabareskrim Polri bernomor B/1538/VI/2010/BARESKRIM tanggal 18 Juni 2010 ke PPATK beredar di lingkungan DPR.
Saat itu, RBT menjadi penjamin kredit untuk anak Komjen Budi Gunawan, Muhammad Heriano Widyatma yang saat itu berstatus tersangka KPK namun juga calon Kapolri.
Melansir Kompas.com, Robert disebut pernah menjabat Komisaris Utama PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.
Perusahaan itu bergerak di bidang percetakan dan memproduksi dokumen keamanan.
PT Jasuindo disebut pernah menggarap proyek mencetak Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Sumber: Tribunnews.com
Nadiem Makarim Gandeng Hotman Paris soal Kasus Pengadaan Chromebook, Bantah Sudah Jadi DPO Kejagung |
![]() |
---|
Respons Bank DKI selaku Pemberi Kredit ke Tersangka Sritex Iwan Setiawan, Bagaimana Nasib Nasabah? |
![]() |
---|
Rumah Mewah Tersangka Iwan Setiawan Dijaga Ketat, Linmas Setempat Ungkap Keluarganya Tertutup |
![]() |
---|
Awal Terbongkarnya Korupsi di Sritex, Tahun 2020 Untung Besar, Tahun Berikutnya Rugi Rp 15,6 Triliun |
![]() |
---|
Status Iwan Setiawan dalam Kasus Dugaan Korupsi, Kejagung Khawatir akan Kabur dari Pemeriksaan |
![]() |
---|