Terkini Daerah
Dilaporkan ke Bawaslu, Kades di Ngawi Ngaku Diancam jika Tak Buat Video Dukungan Capres
Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono mengaku diancam saat membuat video dukungan pada salah satu pasangan capres-cawapres.
Editor: Rekarinta Vintoko
Dia mengatakan belum bisa mengambil kesimpulan dari keterangan terlapor Sri Mulyono karena masih butuh pendalaman.
Bawaslu juga membutuhkan keterangan dari pihak lain yang terkait.
“Masih kami kaji dan mungkin kami masih membutuhkan penguatan baik dari pihak lain maupun saksi,” katanya.
Baca juga: Fakta Viral Perampokan Minimarket di Indramayu, Karyawan sampai Histeris hingga Penjelasan Polisi
Pradana memastikan akan memproses kasus secepatnya.
"Untuk pemanggilan selanjutnya apabila memang dibutuhkan keterangan dari pihak lain secepatnya dalam minggu ini, karena kami dalam alur penanganan ini tidak terpengaruh pemungutan suara,” pungkasnya.
Sementara itu, Kompas.com sudah berupaya menghubungi pihak AKD, tetapi belum membuahkan hasil. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengakuan Kades Pembuat Video Dukungan Capres: Saya Ditelepon, kalau Mau Aman, Harus Buat Video"
Sumber: Kompas.com
Ajak Masyarakat Desa di Klaten Sadar Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Buat Plangkat & Pojok Tanam |
![]() |
---|
Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan Warga, Mahasiswa KKN 68 UNISRI Gelar HUT ke-80 RI di Desa Manjung |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN 68 UNISRI Tata Kelola Perpustakaan SD 2 Manjung demi Tingkatkan Minat Baca Siswa |
![]() |
---|
Tingkatkan Rasa Percaya Diri, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Public Speaking untuk Siswa SD |
![]() |
---|
Modal HP Pribadi, Mahasiswa KKN Unisri Bantu Promosikan Wisata di Desa Manjung |
![]() |
---|