Breaking News:

Terkini Daerah

Lontang-lantung di Luar Negeri, 5 TKI kena Tipu Emak-emak di Bali yang Ngaku Mertua Polisi Turkiye

Seorang ibu-ibu di Buleleng, Bali melakukan penipuan dengan mengiming-imingi 5 TKI untuk bekerja di luar negeri.

Editor: Via
Tribun Kaltim
Ilustrasi. Seorang wanita di Bali menipu 5 orang TKI dengan mengaku sebagai mertua polisi Turkiye. 

TRIBUNWOW.COM - Nasib malang menimpa lima orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berinisial KR (23), NP (25), GJ (23), GP (22), dan KW (26).

Mereka menjadi korban penipuan oleh seorang ibu berinisial KS (54) di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Untuk membuat korbannya percaya, sang ibu bahkan mengaku memiliki menantu seorang polisi yang bertugas di Turkiye.

Baca juga: Bule Kembali Berulah di Bali, Kali Ini Nekat Ancam Warga Pakai Pisau saat Mabuk, Begini Nasibnya

Mengaku punya mantu polisi

Para korban merupakan warga Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, yang mencari pekerjaan di luar negeri.

Mereka dijanjikan pekerjaan di Turkiye oleh KS dengan syarat menyerahkan sejumlah uang.

KS meyakinkan pada para korban bahwa nanti anaknya, berinisial NW (33) yang bersuami polisi di Turkiye akan mengurus semuanya.

Baca juga: Sosok si Kembar Pelaku Penipuan iPhone Rp 35 Miliar Jadi Buronan, Gaya Hidupnya Diungkap Satpam

"Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menyampaikan bahwa anaknya, NW, menikah dengan warga negara Turkiye selaku petugas kepolisian yang bertugas di bidang narkotika," jelas Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Picha Armaedi, Kamis (15/6/2023).

KS mengiming-imingi korban bekerja di salah satu hotel di negara tersebut dengan gaji per bulan sebesar Rp 7 juta.

Untuk keberangkatan, korban mengurus paspor sendiri dan untuk visa diurus langsung oleh anak pelaku berinisial NW.

Baca juga: Majikan Wanita di Arab Saudi Siksa TKW Pakai Air Panas, Korban Pilih Kabur saat Kedua Bosnya Pergi

Pakai visa liburan

Korban KR bersama dengan dua orang lainnya, NP dan GJ pun tergiur dan berangkat ke Turkiye, pada Oktober 2021.

Para korban tidak mengetahui jika keberangkatannya menggunakan visa liburan.

Begitu tiba di sana, mereka hanya menggunakan tanda izin tinggal sementara (IKAMET) yang dibuatkan NW.

"Korban tidak dipekerjakan sesuai dengan yang dijanjikan pelaku. Para korban sering berganti-ganti profesi. Setelah setahun di Turkiye karena merasa ada yang tidak beres. Korban lantas melapor ke KBRI di Turkiye untuk bisa dipulangkan," imbuh dia.

Baca juga: TKI Pulang dari Taiwan Bawa Anak Majikan Penyandang Disabilitas, Ini Reaksi Suami dan Anak-anak Siti

Halaman
12
Tags:
TKITurkiBali
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved