Breaking News:

Terkini Nasional

Menuju Tahun Indonesia Emas 2045, Inilah Tiga Kriteria yang Dibutuhkan Pemimpin Bangsa

AM Putut Prabantoro menerangkan soal Indonesia menuju Tahun Emas 2024 di hadapan pada peserta Seminar Kebangsaan

Rilis TribunWow
Taprod Bid. Ideologi Lemhannas RI, AM Putut Prabantoro di hadapan para peserta Seminar Kebangsaan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St Thomas Aquinas Tahun 2023, di Wisma Kinasih, Depok, Senin (12/06/2023). 

Selain itu, perubahan iklim yang terjadi pada saat ini secara cepat akan mendorong terjadinya perubahan tata nilai dan tata budaya.

Perubahan iklim yang ekstrim sangat terlihat di jazirah Arab dan Afrika dan ini semua merubah tata nilai dan tata budaya sebagai akibatnya.

Perubahan iklim ini adalah persoalan bagaimana manusia akan bertahan hidup melawan alam. Pada tahun 2045, dunia akan menghadapi wujud nyata dari perubahan tata nilai dan budaya yang terwujud pada tata kehidupan manusia dan ini bukan urusan agama ataupun keyakinan.

“Perang Rusia dan Ukraina akan memicu ketegangan di Kawasan konflik di tempat lain seperti misalnya ketegangan antara China dan Taiwan, Laut China Selatan dll. Ketegangan-ketegangan ini mengubah geopolitik dunia dan Indonesia harus memainkan peranan strategisnya yang sangat ditentukan oleh para pemimpinnya di masa datang.” Tegas Putut Prabantoro.

Pencarian keseimbangan kekuatan di bidang ekonomi memicu perang ekonomi antara kelompok BRICS (Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan) dan kekuatan Amerika-Uni Eropa.

Perang ekonomi ini akan mengubah tantanan ekonomi dunia secara cepat dan sangat berdampak juga pada Indonesia.

Suka tidak suka Indonesia akan didorong untuk membuat keputusan strategis dalam menentukan masa depannya.

Oleh karena itu, para anggota PMKRI dan mahasiswa sekarang pada umumnya tidak membekali diri dengan kecerdasan, kepribadian (karakter) dan kemampuan membaca tanda-tanda jaman (visioner), masa depan Indonesia terancam.

Karena para mahasiswa sekarang ini, 22 tahun lagi akan menjadi pemimpin bangsa dan negara.

"Masa depan Indonesia ditentukan hari ini dan pilarnya adalah mereka yang sekarang menjadi mahasiswa. Menjadi cerdas diawali dengan membaca, belajar dengan serius, membangun jejaring, menjadi manusia yang extraordinary, berpikiran out of the box, dan mampu membaca tanda jaman adalah factor penentu terwujudnya pemimpin masa depan,” tegas Putut Prabantoro.

Diurai lebih lanjut, berkarakter atau berkepribadian harus diawali dengan memperbaiki serta memperkokoh mental dan serta mindset baru, disiplin, pegang komitmen dan menolak untuk diadu domba.

Itu merupakan kelemahan bangsa Indonesia yang telah diungkapkan Prof Koentjaraningrat dan Muchtar Lubis hampir 40 tahun lalu.

Bagi bangsa Indonesia, memiliki kepribadian berarti juga menempatkan Pancasila sebagai senjata dan sekaligus perisai dalam mengatasi semua tantangan atau ancaman yang ada. (*)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
IndonesiaAM Putut PrabantoroLemhannas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved