Terkini Daerah
Ngaku Ingin Jaga Kesucian Bulan Ramadan, Warga Geruduk Kafe lalu Lecehkan 2 Pengunjung Wanita
Pihak kepolisian menyebut aksi persekusi warga yang dilakukan terhadap 2 wanita pengunjung kafe dipicu karena ingin menjaga kesucian bulan Ramadan.
Editor: Anung
TRIBUNWOW.COM - Saat sedang bersantai dan berbincang di sebuah kafe, dua wanita justru terkena imbas menjadi target persekusi warga yang tengah melakukan sweeping kafe di bulan Ramadan.
Ironisnya, para warga yang berdalih ingin menjaga kesucian bulan Ramadan justru ramai-ramai melakukan aksi pelecehan seksual terhadap kedua pengunjung wanita tersebut yang mana kejadian ini terjadi di Lengayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada Sabtu (8/4/2023) lalu.
Dikutip TribunWow dari TribunPadang, dugaan motif para warga ini diungkap oleh Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Novianto Taryono.
Baca juga: Ini Pengakuan 2 Wanita di Pessel yang Viral Dilecehkan Warga, Hampir Dibakar Hidup-hidup
"Pemicunya karena dianggap cafe-cafe ini menodai bulan suci Ramadhan di Kecamatan Lengayang," kata AKBP Novianto Taryono, Jumat (14/4/2023).
Ia mengatakan peristiwa ini terjadi pada Sabtu tanggal 8 April 2023, sekitar pukul 23.30 WIB.
"Ada beberapa cafe yang buka, tetapi yang menyediakan karaoke hanya cafe tersebut," kata AKBP Novianto Taryono.
Sebelumnya diberitakan, Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Novianto Taryono membeberkan lanjutan kasus persekusi dua perempuan di Lengayang, Pesisir Selatan.
"Kejadian ini terjadi pada Sabtu tanggal 8 April 2023. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB," kata Novianto saat jumpa pers di Mapolres Pesisir Selatan, Kamis (13/4/2023).
Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan, saat peristiwa itu terjadi, kedua korban bukan sedang bekerja sebagai pemandu karaoke di kafe tempat keduanya diamankan warga.
Korban saat itu datang untuk berkunjung ke kafe sebuah kafe bernama Natasya Live Musik dan sedang duduk-duduk sambil bercerita di meja belakang.
Ketika asyik bersantai, tiba-tiba warga mendatangi kafe dan terjadilah aksi main hakim sendiri. Saat itu, para pelaku langsung membawa kedua korban ke bibir pantai.
Pada saat terjadi kejadian ini ada salah satu pemuda yang mengambil video saat kedua korban sedang dalam kondisi telanjang.
Baca juga: Cerita Dokter Muda yang Viral Cekcok dengan Pengunjung RS: Sudah Pindah Parkir Tetap Diklakson

"Warga ini menyeret dan membawa dua orang perempuan ini ke laut. Pertama kedua perempuan ini diminta untuk mandi ke laut, kemudian dilepas pakaiannya," ujar Novianto.
"Ini menjadi perhatian kita semua, kepedulian kita terhadap manusia. Kemudian setelah dimandikan ke laut, kedua perempuan itu dibawa kembali ke cafe tersebut," ulasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, kedua korban berhasil diamankan oleh pihak Mapolsek Lengayang saat kejadian. Saat itu korban dibawa kembali ke kafe dan diberikan garden pintu sebagai pengganti pakaian.
Ajak Masyarakat Desa di Klaten Sadar Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Buat Plangkat & Pojok Tanam |
![]() |
---|
Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan Warga, Mahasiswa KKN 68 UNISRI Gelar HUT ke-80 RI di Desa Manjung |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN 68 UNISRI Tata Kelola Perpustakaan SD 2 Manjung demi Tingkatkan Minat Baca Siswa |
![]() |
---|
Tingkatkan Rasa Percaya Diri, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Public Speaking untuk Siswa SD |
![]() |
---|
Modal HP Pribadi, Mahasiswa KKN Unisri Bantu Promosikan Wisata di Desa Manjung |
![]() |
---|