Polisi Tembak Polisi
Terungkap Sifat Asli Ferdy Sambo, Disebut Temperamental hingga Tak Ada yang Berani Melawan Perintah
PHL Ferdy Sambo membeberkan perilaku keseharian terdakwa pembunuhan Brigadir J yang disebut temperamental.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Alhasil lebih mendesak, lebih penting, lebih relevan, dan semoga lebih bermanfaat apabila yang dibedah adalah sifat, kepribadian, dan perilaku dua terdakwa tersebut."
"Dengan kata lain, criminal profiling semestinya didahulukan ketimbang victim profiling."
Baca juga: Victor Kamang Saksi Kasus Brigadir J Bungkam Pengacara KM yang Ragukan Kapabilitasnya Gegara Anting
Merasa janggal lantaran sisi negatif Brigadir J terus saja dikulik, Reza menilai ada upaya mengkriminalisasi Brigadir J.
Ia mengaku cemas jika Brigadir J yang sudah dihabisi nyawanya, masih terus saja diserang dan dipersalahkan.
"Saya mengendus ini victim profiling beraroma criminal profiling," ucap Reza.
"Jadi saya khawatir betul, orang yang sudah meninggal dunia ini laksana sudah jatuh ditimpakan tangga pula."
"Dia sudah meninggal dunia akibat pembunuhan berencana, kemudian hari-hari belakangan ini dan boleh jadi ke depannya akan terus menerus didiskreditkan sehina-hinanya."
Reza mengingatkan kembali ke awal kasus di mana Ferdy Sambo mempersalahkan Brigadir J yang diklaim menembak rekannya, Bharada E alias Richard Eliezer.
Namun tudingan itu terbukti hanya rekayasa palsu dan Brigadir J justru menjadi korban serta sama sekali tak pernah mengeluarkan tembakan.(TribunWow.com/Via)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/terdakwa-kasus-pembunuhan-brigadir-yosua-ferdy-sambo.jpg)