Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Kompak Bantah Pengakuan Terbaru FS, Pengacara Brigadir J dan Bharada E Sorot Perintah hingga Emosi

Pengacara Brigadir J dan Bharada E kompak menyangkal pengakuan terbaru Ferdy Sambo yang diberikan jelang digelarnya persidangan.

YouTube Kompastv
Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy (kiri) dan Anggota tim kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Simanjuntak (kanan) sama-sama membantah pengakuan terbaru Ferdy Sambo soal kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNWOW.COM - Manuver tak terduga dilakukan oleh eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo yang tiba-tiba mengubah keterangannya terkait pembunuhan Brigadir J.

Ferdy Sambo meralat pengakuanya menjelang digelarnya persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Dilansir TribunWow, pengakuan terbaru Ferdy Sambo ini telah dibantah baik oleh pengacara Brigadir J maupun Bharada E:

Baca juga: Kasus Sambo hingga Teddy Minahasa Jadi Bukti Ketegasan Kapolri, Disebut Momentum Bersih-bersih Polri

Mau Main Badminton seusai Histeris

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, tertawa mendengar pernyataan pihak Ferdy Sambo.

Dilansir TribunWow.com, pengacara Martin Lukas Simanjuntak mengaku tak habis pikir dengan kronologi yang dibeberkan pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah.

Pasalnya, disebutkan bahwa Ferdy Sambo justru hendak bermain bulu tangkis atau badminton setelah mendengar istrinya, Putri Candrawathi alias PC dilecehkan.

Baca juga: Semakin Sudutkan Bharada E, Ferdy Sambo Sakit Hati Ditolak LPSK Jadi JC Kasus Brigadir J?

Mengatakan dalam tayangan Sapa Indonesia Pagi di kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (13/10/2022), Martin tertawa.

Ia mengaku merasa geli dengan skenario yang dibeberkan pengacara Ferdy Sambo saat konferensi pers.

Dalam pernyataannya, Febri Diansyah menegaskan bahwa Ferdy Sambo tak merencanakan pembunuhan pada Brigadir J.

Disebutkan bahwa Ferdy Sambo hendak bermain badminton setelah dicurhati sang istri soal pelecehan yang disebut dilakukan oleh Brigadir J.

Foto kanan: Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J saat dihadirkan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022). Foto kiri: Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, pecatan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo saat keluar dari Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).
Foto kanan: Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J saat dihadirkan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022). Foto kiri: Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, pecatan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo saat keluar dari Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022). (YouTube Kompastv)

"Febri penasihat hukumnya Ferdy Sambo mengatakan bahwa setelah Ferdy Sambo menangis, marah, meluap-luap, lalu katanya si Ferdy Sambo ini ingin main badminton. Ini logika macam apa ini," ucap Martin sembari menepuk jidatnya dan tertawa.

"Orang yang lagi sedih, orang yang lagi marah, orang yang mendengar katanya istrinya dilecehkan tiba-tiba mau main badminton, enggak habis pikir saya, bagaimana dia membangun logika hukumnya gitu loh."

Menurutnya, narasi Ferdy Sambo hendak bermain bulu tangkis saat sedang murka terasa begitu janggal.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved