Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Sebut Detektor Kebohongan Justru Lemahkan Pembuktian Kasus Brigadir J, Pakar: Itu Indikasi Semata

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri menyangsikan keakuratan mesin detektor kebohongan yang digunakan Polri.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Tangkapan Layar YouTube metrotvnews
Psikolog forensik Reza Indragiri, Jumat (12/7/2022). Terbaru, Reza menuturkan cara kerja alat detektor kebohongan dan menilai hasilnya belum bisa digunakan sebagai bukti di persidangan kasus Brigadir J, Kamis (8/9/2022). 

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 02.50:

Ada Potensi Berubahnya Pengakuan Bharada E

Diketahui, Richard Eliezer alias Bharada E adalah tersangka sekaligus saksi kunci dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Berkat pengakuan dari Bharada E, kini eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo beserta sang istri yakni Putri Candrawathi alias PC telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dikutip TribunWow dari Kompastv, saat ini Bharada E tengah berada di bawah perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca juga: Reaksi Komnas HAM saat LPSK Ungkap Kejanggalan Isu Dugaan Pelecehan PC: Urus Saja Bharada E

Meski sampai saat ini Bharada E tetap konsisten, LPSK menyebut ada kemungkinan pengakuan Bharada E bisa berubah sewaktu-waktu.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK Susilaningtyas.

"Bisa saja, itu mungkin terjadi," ujar Susilaningtyas.

Susilaningtyas menjelaskan, demi menghindari terjadinya hal tersebut, saat ini LPSK memberikan pengamanan dan pendampingan selama 24 jam kepada Bharada E.

"Jadi kami sangat hati-hati betul jangan sampai berubah keterangan, dan dia tetap konsisten," katanya.

Susilaningtyas menyampaikan, LPSK bekerjasama dengan personil dari Bareskrim untuk mengamankan Bharada E dari bahaya.

Sebelumnya diberitakan, Bharada E rupanya sempat kesal pada empat tersangka pembunuhan Brigadir J.

Dilansir TribunWow.com, emosi tersebut muncul lantaran tersangka lain tak melakukan rekonstruksi kasus sesuai adegan asli.

Menanggapi hal ini, Ketua LPSK Hasto Atmojo mengatakan sudah memberi pengertian bahwa hal tersebut wajar terjadi dalam sebuah kasus.

Baca juga: Sampai Gemetaran, Bharada E Disebut Trauma Kembali ke TKP Pembunuhan Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo

Bharada E dikabarkan sempat gemetaran lantaran trauma ketika mendatangi kembali TKP pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta pada Selasa (30/8/2022).

Halaman
123
Tags:
Polisi Tembak PolisiBrigadir JBharada EFerdy SamboBripka RRKuat MarufPutri CandrawathiNofriansyah Yosua HutabaratReza Indragiri Amriel
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved