Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Sebar Iklan, Rusia Rekrut Guru hingga Politisi untuk Bangun Kembali Wilayah Ukraina yang Diduduki

Sejumlah iklan lowongan pekerjaan muncul di sejumlah media Rusia untuk perekrutan di wilayah Ukraina yang diduduki.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Twitter/Thesun.co.uk
Momen Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi sebuah pabrik. Terbaru, Rusia dikabarkan membuka lowongan untuk bekerja di wilayah Ukraina yang sudah diduduki, Kamis (23/6/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pihak berwenang Rusia dilaporkan telah meluncurkan kampanye untuk merekrut sejumlah pekerja penting.

Iklan berisi lowongan pekerjaan itu ditujukan untuk merekonstruksi kembali wilayah Ukraina timur yang diduduki oleh pasukannya.

Dilansir TribunWow.com dari The Moscow Times, Jumat (24/6/2022), iklan itu telah dibagikan melalui posting pekerjaan online publik dan laporan berita.

Baca juga: Jika Putin Tewas, Rusia Diprediksi akan Tetap Jadi Ancaman dan Terus Bermusuhan dengan Ukraina

Setelah gagal untuk merebut Kyiv, Rusia mengalihkan fokus invasi ke arah timur untuk menguasai Donbas.

Presiden Rusia Vladimir Putin memgklaim tujuan utamanya adalah untuk membebaskan wilayah timur dan selatan Ukraina yang didominasi oleh penutur bahasa Rusia.

Sekarang, para pejabat tampaknya mengandalkan warga Rusia yang bersedia untuk membantu daerah-daerah ini pulih dari kehancuran setelah diserang selama empat bulan.

Lusinan lowongan pekerjaan disebarkan di pasar online Rusia, Avito, berisi ajakan pada tukang batu, mekanik atap, pelukis, dan tukang las untuk bergabung dalam rekonstruksi Donetsk, ibu kota Republik Rakyat Donetsk (DNR) yang memproklamirkan diri.

Sebagian besar iklan itu menargetkan penduduk di luar pusat kota besar dan menjanjikan gaji awal dua atau tiga kali lebih tinggi daripada rata-rata regional.

Baca juga: Ledek Macron, Pabrik Senjata di Rusia Tantang Prancis Kirim Lebih Banyak Artileri ke Ukraina

Pekerja juga dijanjikan paket manfaat yang mengesankan termasuk cakupan semua makanan dan perumahan, waktu liburan berbayar, peluang pertumbuhan karir dan bahkan bonus tunai $60 untuk mengajak teman.

Meskipun daftar tersebut diposting oleh kontraktor swasta, beberapa menyebutkan bahwa proyek tersebut disponsori oleh Kementerian Konstruksi Rusia dan disertai dengan slogan motivasi seperti "Mari kita membangun kembali Donbas bersama-sama."

Menurut iklan tersebut, semua pekerja yang melakukan misi patriotik akan diminta untuk menjalani pemeriksaan oleh Layanan Keamanan Federal (FSB) Rusia.

Sementara pekerja konstruksi dijanjikan akan dikirim ke wilayah pendudukan dalam beberapa hari.

Namun iklan tersebut tidak menyebutkan kompensasi jika ada potensi cedera atau kematian pekerja selama berada di wilayah konflik.

Perekrut konstruksi yang dihubungi oleh The Moscow Times menolak berkomentar mengenai keselamatan pekerja atau potensi kompensasi.

Sebuah lowongan pekerjaan mencari pekerja konstruksi Rusia untuk memperbaiki dan membangun kembali klinik, sekolah, taman kanak-kanak dan gedung apartemen di Donetsk, Ukraina timur, Kamis (23/6/2022).
Sebuah lowongan pekerjaan mencari pekerja konstruksi Rusia untuk memperbaiki dan membangun kembali klinik, sekolah, taman kanak-kanak dan gedung apartemen di Donetsk, Ukraina timur, Kamis (23/6/2022). (Situs Avito.ru)

Baca juga: Semringah Uni Eropa Setujui Ukraina sebagai Kandidat, Zelensky: Keputusan Terpenting Selama 30 Tahun

Di sisi lain, organisasi sukarelawan pro-pemerintah Rusia dilaporkan telah merekrut dan mengirim para profesional untuk misi 'kemanusiaan' ke republik-republik yang memisahkan diri di Ukraina timur selama berbulan-bulan.

Halaman
123
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyKyivDonbas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved