Terkini Daerah
Kronologi Wakepsek SMP Deli Serdang Diduga Minta Foto Asusila ke 3 Siswi, Tak Nurut akan Dikeluarkan
Ketiga siswi itu, diminta mengirim foto tanpa busana kepada SR sebagai syarat menjadi tim Paskibra di sekolah itu dan disertai nada ancaman.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Tiga orang siswi di sebuah SMP di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara menjadi korban pelecehan seksual oleh wakil kepala sekolah di SMP itu sendiri, diketahui berinisial SR.
Ketiga siswi itu, diminta mengirim foto tanpa busana kepada SR sebagai syarat menjadi tim Paskibra di sekolah itu dan disertai nada ancaman.
Z, yang merupakan wali murid dari seorang siswi tersebut mengaku mendapat kabar dari rekannya sesama wali murid.
Baca juga: Dosen UNSRI Diduga Lecehkan 2 Mahasiswi Lewat WA, Kampus Cari Tahu Siapa yang Memviralkan
Baca juga: Viral Perundungan Siswi SD oleh Anak SMP di Garut Berakhir Damai, Videonya Minta Tak Disebar Lagi
Dirinya tiba-tiba diminta membaca percakapan pesan singkat di ponsel anaknya terutama terkait paskibra.
"Minggu lalu itu posisi saya lagi di Tebing Tinggi tapi ditelepon sama ayahnya anak kawan saya. Dibilangnya bang, ada yang nggak beres sama anak kita ini. Dibilang isi chat tentang paskibra sudah nggak-nggak tujuannya. Saya terkejut juga saat itu, maksudnya gimana, saya bilang," katanya saat dihubungi, Rabu (8/11/2021), dikutip TribunWow.com dari Tribun Medan.
Hal itu, kemudian diketahui Z saat dirinya membaca pesan singkat yang dinamakan wakil kepala sekolah, SR.
Dirinya pun langsung bertanya kepada anaknya apa yang sebenarnya terjadi.
"Setelah saya tanyain dia ngaku memang ada juga dimintain foto bagian atas dan bawah," ujarnya.
Sayangnya, saat ditanya-tanyai oleh ayahnya, korban mengaku sudah mengirimkan apa yang diminta oleh SR.
Kepada ayahnya, korban mengaku mendapat ancaman hingga dikeluarkan dari sekolah jika tak menuruti guru itu.
Baca juga: Kronologi Kasus Wanita Menyamar Jadi Pria di Palembang, Siswi SMP Dipacari, Dicabuli Berulang Kali
"Karena sudah terkirim itu yang buat kita nggak terima. Katanya dikirim karena sempat dapat ancaman kalau nggak dikirim akan di skors bahkan dikeluarkan dari sekolah," kata Z.
Hal itu yang membuat dirinya geram sehingga langsung membawa anaknya untuk melaporkan kasus ini ke Mapolres Deli Serdang.
Pihaknya, bersama sejumlah wali murid juga sudah melaporkan perkara ini kepada pihak sekolah.
Saat dikonfirmasi, kepala sekolah di sekolah itu membenarkan adanya laporan dari sejumlah wali murid terkait tidakan pelecehan tersebut.
"Jadi memang benar sudah ada laporan orang tua murid yang datang ke sekolah," ujarnya kepala sekolah.
Baca juga: Sebelum Tewas, NW Sempat Mengadu ke Komnas Perempuan soal Perilaku Bripda RB