Breaking News:

Terkini Daerah

Kronologi Kasus Wanita Menyamar Jadi Pria di Palembang, Siswi SMP Dipacari, Dicabuli Berulang Kali

DW selama ini mengaku sebagai laki-laki untuk memacari korban hingga akhirnya perbuatannya ketahuan dan dilaporkan oleh orang tua korban. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
Tribun Sumsel/Rachmad Kurniawan
Wanita ngaku pria, D (18), jadi pelaku pencabulan terhadap siswi SMP, saat di Unit PPA Satreskrim Polres Palembang, Palembang, Sumetera Selatan, Senin (6/12/2021) 

TRIBUNWOW.COM - Seorang remaja perempuan, DW (18), di Palembang, Sumatera Selatang ditangkap polisi karena melakukan tindakan pencabulan terhadap sesama wanita di bawah umur yang masih duduk di bangku SMP.

DW selama ini mengaku sebagai laki-laki untuk memacari korban hingga akhirnya perbuatannya ketahuan dan dilaporkan oleh orang tua korban. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan bahwa awalnya DW dan korban sudah saling mengenal dan terlibat hubungan berpacaran. 

Baca juga: 11 Pemain Game Online Free Fire Jadi Korban, Polisi Jelaskan Modus Baru Predator Anak

Baca juga: Kronologi Bocah 11 Tahun Selamatkan Diri dari Dukun Cabul di Sumsel, Sempat Ingin Buang Air Kecil

Korban, mengenal DW sebagai seorang laki-laki dengan nama Mgs Kiki Saputra.

“Dari pengakuan korban, tersangka selalu mencabulinya selama pacaran. Pelaku saat itu mengaku pria dan mengubah identitasnya,” kata Tri kepada wartawan, Selasa (7/12/2021), dikutip dari Kompas.com.

Selama ini, DW dinilai pintar menutupi identitasnya sebagai perempuan di depan korban. 

Dirinya, selalu mengenakan pakaian yang khas digunakan laki-laki. 

DW sendiri memang memacari korban dengan niat untuk mencabuli korban.

"Ibu korban melaporkan tersangka atas kasus karena telah mencabuli anaknya berkali-kali. Tersangka mengajak anaknya ke kamar dan melakukan itu di dalam kamar," katanya. 

Orang tua korban sendiri mengaku baru mengetahui bahwa yang bersangkutan adalah perempuan. 

Baca juga: Kerap Dirudapaksa Ayah Kandung, Gadis 16 Tahun Minta Saudara Rekam Momen Cabul sebelum Lapor Polisi

Kepada polisi, dirinya mengaku sebagai penyuka sesama jenis dan tertarik kepada korban. 

Korban dan dirinya pun sudah dua tahun saling berpacaran. 

"Pengakuan tersangka, ia memang memiliki ketertarikan sesama jenis,” ujar Tri.

"Selama itu korban pun awalnya tidak mengetahui jika D ini adalah perempuan. D ini mengakunya laki-laki, " ujarnya.

Akibat perbuatannya DW dijerat pasal Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E tentang perlindungan anak.

Sedangkan DW saat di ruang riksa Unit PPA mengaku sudah mengenal korban selama dua tahun dari teman ke teman.

D mengaku sebagai laki-laki kepada Bunga dan telah menjalani hubungan pacaran sejak Desember tahun 2020 lalu.

Korban baru mengetahui bahwa DW adalah perempuan setelah dilaporkan oleh pelatih silatnya. 

"Saya kaget pelatih silat korban itu ternyata teman SMP saya, dari situ ketahuannya, " katanya, dikutip dari Tribun Sumsel.

"Saya kenal sudah dua tahun dari teman ke teman, dia tidak tahu kalau saya perempuan," kata D saat di ruang riksa Unit PPA.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved