Breaking News:

Terkini Nasional

Ungkit Masa Gus Dur, Ketum PBNU Sebut Jokowi Tak Mudah Dilengserkan: Kami Punya Pengalaman Pahit

Ketua Umum Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak akan dilengserkan di tengah jalan.

Istimewa
Ketua Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj. Terbaru, ia menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mungkin dilengserkan di tengah jalan. 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak akan mudah dilengserkan karena penanganan Covid-19.

Dilansir TribunWow.com, Said Aqil pun kembali mengungkit pelengseran Presiden ke-3 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Menurut dia, pelengseran Gus Dur menjadi kenangan pahit bagi warga NU.

Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube Kompas TV, Senin (26/7/2021).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers di Istana Negara, Minggu (25/7/2021).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers di Istana Negara, Minggu (25/7/2021). (YouTube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Sosok Ahmad Sofian, Diduga Jadi Provokator Aksi Jokowi End Game, Ketua RT: Enggak Nyangka Dia

Baca juga: Minta Pemberian Obat dan Vitamin Dimaksimalkan, Jokowi: Ada Kemungkinan Menghadapi Varian Baru

Said Aqil mulanya menyinggung munculnya gerakan yang menginginkan Jokowi lengser dari jabatan.

Menurut dia, melengserkan Jokowi bukanlah perkara yang mudah.

"Ada gerakan-gerakan yang berbau politis, targetnya minimal ngerecokin, ganggu keberlangsungan pemerintahan Pak Jokowi dan menteri-menterinya ini," katanya.

"Yang sebenarnya mereka tahu itu tidak mudah, tidak gampang karena kita sistem presidensial bukan perlementer."

Meski tahu tak mudah melengserkan Jokowi, kata Said Aqil, kelompok tersebut sengaja ingin merepotkan pemerintahan presiden asal Solo itu.

Ia lantas menyinggung pengalaman pahit warga NU soal pelengseran presiden.

"Tapi minimal mereka bikin repotlah supaya gagal dalam hal program-programnya," jelasnya.

"Walaupun mereka tahu sistem presidensial tidak mungkin Pak Jokowi dilengserkan di tengah jalan."

"Dan kami warga NU sudah punya pengalaman yang sangat pahit."

Said Aqil kembali mengungkit pelengseran Presiden Gus Dur.

Ia menyebut pelengseran tersebut sangat menyakiti hati warga NU.

Halaman
123
Tags:
Gus DurPengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)JokowiSaid Aqil SiradjCovid-19Virus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved