Breaking News:

Habib Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Ungkap Pertemuan dengan BG dan Tito Karnavian di Arab Saudi, Singgung Pihak Berkhianat

Eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab membongkar pertemuannya dengan sejumlah pejabat saat ia masih berada di Arab Saudi.

Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) bersama menantunya, Muhammad Hanif Alatas dan Direktur Utama RS UMMI Bogor atas perkara hasil swab tes palsu di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021). 

Ia hanya mengaku pertemuan itu menghasilkan suatu perjanjian yang juga ditandatangani Ma'ruf Amin.

Saat itu, Ma'ruf Amin masih menjabat ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Hasil pertemuan tersebut sangat bagus, kita buat kesepakatan tertulis hitam di atas putih yang ditanda-tangani oleh saya dan Komandan Operasional BIN Mayjen TNI (Pur) Agus Soeharto di hadapan Kepala BIN dan timnya," kata Rizieq.

"Kemudian surat tersebut dibawa ke Jakarta dan dipersaksikan serta ditanda-tangani juga oleh Ketua Umum MUI Pusat KH Ma’ruf Amin yang kini menjadi Wakil Presiden RI."

Baca juga: Analisanya soal Rizieq Shihab dan Haji Dibantah Anggota DPR, Rocky Gerung: You Enggak Ngerti

Baca juga: Rocky Gerung Jelaskan soal Analisa Kaitan Rizieq dan Haji, Yandri Susanto: Itu Analisa Liar

Rizieq menyebut satu di antara isi kesepakatan itu adalah menghentikan kasus hukum yang menjeratnya.

Ia juga mengaku akan mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

"Di antara isi kesepakatan tersebut adalah stop semua kasus hukum saya dkk, sehingga tidak ada lagi fitnah kriminalisasi dan sepakat mengedepankan dialog dari pada pengerahan massa, serta siap mendukung semua kebijakan pemerintahan Jokowi selama tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam dan konstitusi negara Indonesia," sambungnya.

Selain itu, Rizieq juga mengaku sempat bertemu dengan Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang saat itu menjabat sebagai Kapolri.

Bahkan, pertemuan itu dilakukan dua kali di sebuah hotel bintang lima dekat Masjidil Haram.

"Dalam dua kali pertemuan tersebut saya menekankan bahwa saya siap tidak terlibat sama sekali dengan urusan politik praktis terkait Pilpres 2019 dengan tiga syarat, setop penodaan agama, setop kebangkitan PKI, setop penjualan aset negara ke asing mau pun asing," ujar Rizieq.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved