Breaking News:

Terkini Nasional

Di Mata Najwa, Begini Reaksi Politisi PDIP Diminta Jawab Pertanyaan yang Sama dengan TWK Pegawai KPK

Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera ditantang menjawab pertanyaan yang diajukan dalam seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Tangkapan Layar YouTube tvOneNews
Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera. Terbaru, Kapitra diminta menjawab pertanyaan yang diajukan saat seleksi TWK pegawai KPK. 

TRIBUNWOW.COM - Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera ditantang menjawab pertanyaan yang diajukan dalam seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu terjadi dalam acara Mata Najwa yang mengangkat judul 'KPK Atas Nama Pancasila', Rabu (2/6/2021).

Diberitakan sebelumnya, 75 pegawai KPK dinonaktifkan seusai tak lolos seleksi TWK.

Sejumlah pegawai KPK yang dinonaktifkan pun membeberkan pertanyaan yang diajukan saat seleksi TWK, di antaranya diminta memilih antara Pancasila dan Al-Quran.

Ilustrasi KPK.
Ilustrasi KPK - KPK menuai sorotan seusai 75 pegawainya dinonaktifkan karena dianggap tak lolos seleksi TWK. Dari 75 pegawai yang dinonaktifkan, 51 di antaranya dianggap tak bisa dibina dan dipecat.(TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Baca juga: Sebut Pimpinan KPK Kriminal karena Tentang Jokowi, Bambang Widjojanto: Harusnya Jadi Tersangka Semua

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Sebut Tetap Lantik 1.271 Pegawai jadi ASN demi HAM dan Status Hukum

Dalam kesempatan itu, Kapitra pun diminta menjawab pertanyaan yang sama.

"Saya? Beda lagi, karena saya bukan orang yang ditanya," ujar Kapitra.

"Umpamanya saya pegawai KPK, saya ditanya, saya tidak memertentangkan."

Kapitra lantas mengaku bakal memilih jawaban yang menyangkut kedua pilihan yang diberikan.

"Kalau saya pilih Al-Quran otomatis saya sudah menjalankan Pancasila kaeena itu produk dari ulama."

"Tapi kalau saya disuruh memilih saya akan memilih satu pilihan yang akan membawa yang lain jadi pilihan."

Namun, ucapan Kapitra langsung dibantah Najwa Shihab.

Baca juga: 700 Pegawai KPK yang Lolos TWK Dikabarkan Kompak Tak Hadiri Pelantikan Jadi ASN, Ini Kata Pengamat

Baca juga: Pertama Kali Terjadi di Indonesia, Aksi Solidaritas 700 Pegawai KPK Minta Hasil TWK Dibatalkan

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved