Breaking News:

Kasus Korupsi

Kasus Suap Pejabat Ditjen Pajak Buat Masyarakat Teringat Gayus Tambunan, Pengamat: Modusnya Beda

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan dugaan seorang pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak senilai puluhan miliar rupiah.

Kolase foto Tribun Timur
Terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan alias Sony Laksana dalam penyamarannya di Bali. 

Dalam beberapa kasus, jumlah pajak itu bahkan tidak dibayar sama sekali.

Baca juga: Nurdin Abdullah Bersumpah Tak Korupsi sampai Sebut Nama Tuhan, KPK: Kami Punya Bukti Kuat

"Intinya kalau kita ngomongin pajak akan selalu para wajib pajak akan menghindari pembayaran pajak. Terutama mereka yang kewajiban pajaknya begitu besar," kata Piter.

"Mereka menggunakan semua saluran yang ada untuk bisa merayu para petugas pajak agar kewajiban pajak itu tidak dibayarkan secara penuh atau bahkan tidak dibayarkan sama sekali," jelasnya.

Mengingat kasus Gayus Tambunan dan pegawai pajak kali ini, Piter menilai harus ada sistem yang lebih ketat untuk mengawasi perpajakan.

"Yang kita butuhkan adalah sistem yang mencegah dan mengurangi potensi penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan petugas pajak," papar pengamat ekonomi ini.

"Ini yang harus benar-benar kita tingkatkan," lanjut dia.

Piter menyebut ada banyak jalur yang membuat pegawai pajak mudah melakukan tindak pidana korupsi.

Sebagai contoh, ada sejumlah bentuk pajak yang masing-masing dapat menjadi celah untuk dikorupsi.

"Banyak, apakah itu dalam bentuk restitusi, penghitungan restitusi, atau dalam bentuk pajak-pajak lain," kata Piter.

"Ini yang akan berbeda jalur yang akan digunakan," jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved