Breaking News:

Kasus Korupsi

Kasus Suap Pejabat Ditjen Pajak Buat Masyarakat Teringat Gayus Tambunan, Pengamat: Modusnya Beda

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan dugaan seorang pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak senilai puluhan miliar rupiah.

Kolase foto Tribun Timur
Terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan alias Sony Laksana dalam penyamarannya di Bali. 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan dugaan seorang pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak senilai puluhan miliar rupiah.

Dilansir TribunWow.com, pegawai yang belum diumumkan namanya ini kemudian dicopot dari jabatannya.

Pengamat ekonomi Direktur Riset Core Piter Abdullah menanggapi kasus itu yang dibanding-bandingkan dengan kasus mafia pajak Gayus Tambunan.

Ilustrasi korupsi.
Ilustrasi korupsi. Kasus suap pegawai Ditjen Pajak disamakan dengan kasus Gayus Tambunan. (KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Baca juga: Gantikan Nurdin Abdullah Pasca-kasus Suap, Andi Sudirman Syok: Kemarin Masih Bercanda Bersama

Menurut Piter, kedua kasus itu memiliki modus yang berbeda.

"Berbeda, kalau Gayus itu melalui sidang pengadilan pajak," jelas Piter Abdullah, dalam tayangan Kompas Petang, Rabu (3/3/2021).

Walaupun begitu, ditemukan punya beberapa kesamaan dalam upaya mereka mencurangi pajak.

"Tetapi secara keseluruhannya masih sama. Cuma jalurnya saja yang berbeda," kata Piter.

Menurut Piter, kasus bermula dari para wajib pajak yang ingin menghindari penarikan pajak.

Apalagi jika pajak mereka terhitung besar.

Para wajib pajak ini lalu memanfaatkan pegawai pajak untuk mengelabui jumlah pajak yang seharusnya dibayar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved