Terkini Nasional
Alasan KNPI Tak Cabut Laporan Abu Janda meski Pigai Minta Damai, Singgung Elit Politik Terlibat
Ketua Bidang Hukum DPP KNPI Medya Rischa Lubis menegaskan pihaknya tidak akan mencabut laporan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Pertimbangannya kenapa? Pak Abu Janda adalah salah satu pekerja media sosial yang membantu pemerintah," kata Natalius Pigai, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (9/2/2021).
"Saya melihat kontennya tidak mungkin dari warga biasa, pasti bersumber orang-orang yang berkuasa," lanjutnya.
Selain itu, Pigai menekankan bukan dirinya yang melaporkan Abu Janda.
Ia sendiri mengakui cuitan Abu Janda bermuatan rasis, tetapi ujaran itu hanya dianggapnya sebagai pertanyaan saja.
Maka dari itu, ia menilai tidak perlu memperpanjang masalah sampai ke ranah hukum.
"Pertama, saya bukan pelapornya. Kedua dengan akal sehat saya melihat konten Abu Janda mengandung unsur rasis, tetapi dia bertanya, jadi sedikit agak janggal dalam proses hukum, karena dia mempertanyakan," jelas Pigai.
Pigai Tak Ingin Melaporkan Orang yang Menghinanya, Bahkan jika Rasis
Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai mengaku tidak pernah ingin melaporkan hinaan maupun ujaran rasis kepada dirinya.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Kamis (4/2/2021).
Diketahui sebelumnya Pigai menjadi korban ujaran berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dari pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda.
Baca juga: Awalnya Bungkam, Ini Tanggapan Pertama Natalius Pigai ke Abu Janda: Cara Berpikirnya Belum Sampai
Abu Janda kemudian dilaporkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Menanggapi kasus yang masih berjalan, Pigai mengaku tidak ingin mempermasalahkan ujaran Abu Janda sampai membawanya ke arah hukum.
"Kalau ditanya tentang persoalan rasisme kemudian dilaporkan, saya bukan orang yang punya hubungan hukum," ungkap Natalius Pigai.
"Dalam hidup saya itu tidak boleh pernah melaporkan siapapun yang kritik kepada saya, sekalipun rasis, sekalipun body shaming," lanjutnya.

Meskipun begitu, Pigai menambahkan, dirinya tidak dapat menerima hinaan jika berkaita dengan fisik.