Terkii Nasional
Wayan Sudirta Sayangkan Ucapan Ridwan Kamil yang Salahkan Mahfud MD: Kesannya Bicara Mundur
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melemparkan ultimatum terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melemparkan ultimatum terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.
Ridwan Kamil menyebut munculnya beberapa kerumunan terkait Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) disebabkan oleh Mahfud MD.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI-P, Wayan Sudirta menyayangkan ucapan dari Ridwan Kamil.

Baca juga: Mahfud MD pada Ridwan Kamil soal Kerumunan Habib Rizieq: Pejabat Dipanggil Polisi Gak Usah Panik
Baca juga: Mahfud MD dan Ridwan Kamil Saling Berbalas Cuitan, Pengamat: Tunjukkan Rendahnya Komunikasi Pejabat
Dilansir TribunWow.com dari acara Sapa Indonesia Malam 'KompasTV', Kamis (17/12/2020), Wayan Sudirta mulanya menilai bahwa hal itu merupakan persoalan birokrasi.
Ia menilai tidak sepantasnya Ridwan Kamil yang merupakan seorang gubernur menuding Mahfud MD.
Menurutnya, yang dibutuhkan dalam mengatasi suatu permasalahan adalah dengan bersatu, bukan saling menuding.
Apalagi menurutnya tudingan tersebut terkait kondisi yang sudah berlalu.
Dirinya mangatakan bahwa Ridwan Kamil harusnya tidak lagi mengungkit yang sudah lewat.
Namun lebih kepada bagaimana bersatu dengan pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan yang terjadi.
"Pertama sifatnya birokrat. Kedua situasi tidak memungkinan di antara birkrat ini satu sama lain saling menuding, mereka harus bersatu," ujar Wayan Sudirta.
"Kesannya Pak Ridwan Kamil ini bicara mundur, bicara tentang fakta yang sudah berlalu," katanya.
"Seharusnya kan seorang gubernur lebih positif kalau dia bicara ke depan mengatasi situasi yang ada ke depan," ungkapnya.
Baca juga: Soal Tudingan Ridwan Kamil, Mahfud MD Akui yang Pertama Beri Izin Rizieq Pulang: Saya Jelaskan
Lebih lanjut, Wayan Sudirta mengaku menyayangkan ucapan dari Ridwan Kamil karena dinilai tidak pantas dan tidak lazim.
"Oleh karena itu orang pasti setidak-tidaknya saya ikut menyayangkan ucapan ini, karena sebagai ucapan seorang gubernur ini tidak pantas," papar Wayan Sudirta.
"Karena memang tidak lazim seorang gubernur mengatakan ini," pungkasnya.