Terkini Nasional
Megawati Tak Terima Jokowi Diminta Mundur, Refly Harun Contohkan Soeharto dan Gusdur: Asal Tak Makar
Ketua Umum Partai PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri buka suara terkait adanya pihak-pihak yang meminta Presiden Jokowi mundur.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Dirinya hanya menggarisbawahi bahwa aspirasi atau tuntutan kepada orang nomor satu di Indonesia untuk mundur bukan suatu hal yang mustahil.
Dan menurutnya itu sah untuk dilakukan, sama halnya seperti aspirasi saat memberikan dukungan.
Dengan catatan bukan dilakukan dalam bentuk makar.
"Tapi maksudnya, aspirasi yang meminta mundur, sama sahnya dengan aspirasi yang menudukung," kata Refly Harun.
"Jadi kalau yang mendukung banyak yang deklrasi sana-deklarasi sini, mundur juga sah-sah saja dalam demokrasi Indonesia," imbuhnya.
"Asal tidak makar."
• Dicky Chandra Sempat Bingung dan Tak Percaya Giring Maju di Pilpres 2024, Berharap Tak Jadi Boneka
Lebih lanjut, Refly Harun menyampaikan bahwa prosedur yang baik ketika minta presiden mundur adalah melalui DPR.
Sehingga dari DPR itulah akan ditindaklanjuti sebagai impeachment.
Meski begitu, tetap saja hak akhirnya tetap berada di tangan presiden lantaran merupakan hak subjektif dan tidak bisa dilakukan pemaksaan.
"Jadi kalau minta mundur jalannya ke DPR. DPR mengajukan impeachment kalau jalurnya impeachment," ungkapnya.
"Tapi kalau jalurnya langsung ke kekuasaan, silakan, karena mundur hak subjektif dari presiden," pungkasnya.
Simak videonya mulai menit ke- 7.05
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)