Virus Corona
Bahas Solusi Corona di Indonesia, Jusuf Kalla: Sudah Terlalu Banyak Itu Didiskusikan, Dijelaskan
Jusuf Kalla mengatakan nasib selesainya wabah Corona di Indonesia bergantung pada partisipasi publik dalam menekan penyebaran virus tersebut
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan tanggapannya terhadap wabah Virus Corona (COVID-19) yang kini menjangkiti sejumlah wilayah di Indonesia.
Jusuf Kalla atau akrab disapa JK mengatakan bahwa kunci dari penyelesaian masalah COVID-19 berada pada kesadaran dan kemauan masyarakat.
Dikutip dari YouTube tvOneNews, Senin (16/3/2020), awalnya presenter acara KABAR PETANG menanyakan kepada JK apa solusi miliknya dalam menanganani wabah COVID-19.

• Achmad Yurianto Prediksi Lonjakan Besar Pasien Positif Corona di Indonesia, Singgung Dua Penyebab
JK menjelaksan bahwa solusi penyelesaian wabah COVID-19 sudah jelas, dan telah berulang kali dibahas.
"Kita tahu semua, Corona itu berjangkit mewabah dari orang ke orang," katanya.
"Saya kira sudah terlalu banyak itu didiskusikan, dijelaskan."
Mantan pendamping Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu mengatakan bahwa inti dari penyelesaian wabah COVID-19 adalah sebisa mungkin mengurangi kontak dengan keramaian.
"Jadi setuju semua bahwa keramaian harus kita kurangi, ada caranya kalau ketemu," jelas JK.
"Kebersihan dijaga di semua lingkungan, tangan dijaga," tambahnya.
JK menegaskan bahwa pengurangan kontak dengan keramaian, telah dilakukan oleh banyak negara-negara lain yang juga menghadapi wabah COVID-19.
Ia lalu mengomentari tentang upaya pemerintah dalam menangani COVID-19.
JK mulanya menyoroti kondisi sejumlah rumah sakit yang mulai kekurangan ruang isolasi.
"Pertama tentu rumah sakit harus siap, banyak informasi bahwa rumah sakit kita sudah kekurangan tempat isolasi," ujarnya.
Kemudian JK berpesan agar masyarakat memiliki kesadaran dan kewaspadaan, akan bahaya COVID-19.
Pria yang juga pernah menjadi wakil presiden masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meminta agar masyarakat tidak menganggap enteng wabah COVID-19.