Virus Corona
Pasien 25 Virus Corona Meninggal di Bali, Jenazah Dikremasi hingga Pemprov Mengaku Tak Tahu
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengaku tak tahu RSUP Sanglah Denpasar merawat pasien 25 Virus Corona.
Editor: Lailatun Niqmah
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Ahmad Yurianto mengatakan, pasien 25 Virus Corona meninggal tadi malam.
Yuri menyebut pasien itu tiba di Indonesia dalam keadaan sakit pada empat hari lalu.
Pasien 25, kata Yuri, telah menderita penyakit diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun, sebelum menderita Covid-19.
Menurut Yuri, Virus Corona memperburuk daya tubuh pasien 25 sehingga meninggal.
"Jadi bukan karena Corona virus sebagai penyebab utama, tapi itu (penyakit penyerta) yang memperburuk kondisinya," jelas Yuri.
(TribunBali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari/Kompas.com/Imam Rosidin)
Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul 1 Pasien Virus Corona Meninggal di RSUP Sanglah, Jenazah Dikremasi di Pemakaman Mumbul, dan di Kompas.com dengan judul "Pasien 25 Virus Corona Meninggal di Bali, Pemprov Belum Terima Hasil Lab"