Breaking News:

Konflik RI dan China di Natuna

Tak Hanya China, Sandiaga Uno Sebut Anggota ASEAN Juga Ikut Klaim Natuna: ASEAN Selama Ini Diam

Sandiaga Uno meminta agar Indonesia melibatkan ASEAN untuk menyelesaikan persoalan di Natuna di mana negara anggotanya turut mengklaim daerah tersebut

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Talk Show tvOne
Sandiaga Uno meminta agar Indonesia melibatkan ASEAN untuk menyelesaikan persoalan di Natuna di mana negara anggotanya turut mengklaim daerah tersebut untuk menyelesaikan persoalan di Natuna di mana negara anggotanya turut mengklaim daerah tersebut 

TRIBUNWOW.COM - Situasi di perairan Natuna sempat memanas saat kapal-kapal asal China masuk secara ilegal ke wilayah Indonesia tersebut.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan China bukanlah satu-satunya negara yang mengklaim perairan Natuna merupakan wilayahnya.

Dikutip TribunWow.com, ia mengatakan ada beberapa negara anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN yang juga ikut mengklaim wilayah tersebut.

Bahas Konflik Indonesia-China di Natuna, Sandiaga Uno: Kita Tidak Perlu Meningkatkan Ketegangan Ini

Mulanya Sandiaga bercerita bagaimana dirinya pernah memantau langsung wilayah di Natuna menggunakan sebuah helikopter.

Ia mengatakan konflik di Natuna disebabkan oleh adanya permasalahan batas wilayah.

"Kami melihat langsung dari helikopter, wilayah yang kita sebut perairan Natuna ini," kata Sandiaga dalam acara 'HOT Indonesia' Talk Show tvOne, Senin (20/1/2020).

"Pihak China menyebutnya perairan China Selatan dan ini menjadi keributan masalah batas wilayah."

Kemudian Sandiaga menyebutkan ada negara anggota ASEAN yang ternyata turut menambah permasalahan di Natuna dengan ikut mengklaim daerah tersebut.

"Dan banyak negara yang mengakui wilayah perairan ini, termasuk Vietnam, Filipina," terang Sandiaga.

Meskipun banyak negara yang mengklaim daerah tersebut, Sandiaga menegaskan wilayah Natuna secara jelas dimiliki oleh Indonesia.

"Tapi hak kepemilikan Indonesia atas wilayah tersebut sangat terlindungi dan memiliki batasan yang jelas di dalam zona eksklusif ekonomi Indonesia," tegasnya.

Ia menyarankan kepada pemerintah agar Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEE) lebih dikembangkan

"ZEE Indonesia harus dikembangkan lagi," ujarnya.

Susi Pudjiastuti dan PKS Sama-sama Kritik Pemerintah soal Natuna: Kalau Diusir Saja Ya Sia-sia

ASEAN Bungkam Soal Natuna

Pada kesempatan yang sama Sandiaga juga membahas bagaimana Indonesia harus berusaha untuk melibatkan peran ASEAN dalam permasalahan di Natuna yang melibatkan banyak negara tesebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Sandiaga UnoKonflik RI dan China di NatunaNatunaPolemik kapal China masuk wilayah NatunaChinaRocky GerungJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved