Tips Kesehatan
Tiga Jenis Diet yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dan Tekanan Darah Tinggi
Melakukan diet tidak hanya membuat berat badan menjadi turun ataupun membentuk tubuh ideal. Diet yang benar juga memiliki efek baik bagi kesehatan.
Penulis: AmirulNisa
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Bagi Anda yang ingin memiliki bentuk tubuh idel, tentunya perlu melakukan diet dengan benar.
Sedangkan untuk melakukan diet, Anda perlu tahu program mana yang cocok untuk dilakukan.
Beberapa program diet tidak hanya membantu menurunkan berat badan, namun juga baik untuk kesehatan.
Satu di antaranya bisa membantu Anda munurunkan tekanan darah tinggi.
• Olahraga yang Tepat untuk Pendamping Program Diet, Lakukan Jogging untuk Bakar Kalori
Dikutip TribunWow.com dari healthline.com, Rabu (30/10/2019), walau ada manfaat lain selain penurunan berat badan, banyak orang yang masih bingung untuk memilih program diet yang tepat.
Berikut beberapa program diet yang bisa membantu Anda menurunkan berat badan.
1. Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension)
Diet DASH adalah pengaturan pola makan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Diet ini memang dirancang secara klinis sebagai tahap pengobatan hipertensi.
Namun tidak hanya mengobati hipertensi, diet DASH juga memberikan efek penurunan berat badan.
Tahap diet yang dilakukan yaitu dengan memperbanyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan daging tanpa lemak.
Selain itu program diet tersebut juga mengharuskan Anda mengurangi konsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi.
Cara kerja dari diet ini, Anda diminta untuk mengonsumsi makanan dengan porsi yang berbeda.
Jumlah makanan yang bisa dikonsumsi haruslah sesuai dengan jumlah kalori yang dikeluarkan.
• Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Diet, Lakukan Beberapa Kebiasaan Berikut
Porsi makan untuk diet DASH yaitu dengan mengonsumsi 5 porsi sayuran, 5 porsi buah, 7 porsi karbohidrat sehat seperti gandum utuh.
Selain itu perlu juga mengonsumsi 2 porsi produk susu rendah lemak, dan 2 porsi atau lebih sedikit daging tanpa lemak per hari.
Anda juga diizinkan makan kacang dan biji 2–3 kali per minggu.
Penurunan berat badan dengan melakukan diet DASH sudah terbukti setelah dilakukan selama 8-24 minggu.
Selain menurunkan berat badan, diaet DASH tentunya mampu menurunkan tekanan darah tinggi seperti fungsi pertamanya.
Manfaat lain yang didapat yaitu mengurangi resiko penyakit jantung, menurunkan resiko kanker payudara dan kolesterol.
2. Puasa Intermiten
Puasa intermiten adalah strategi diet dengan siklus pengaturan periode puasa dan makan.
Program diet ini memiliki beberapa metode, satu di antaranya metode 16/8.
Metode itu dilakukan dengan membatasi asupan kalori hingga 8 jam per hari.
lalu metode lain yaitu metode 5: 2, yang membatasi asupan kalori harian Anda menjadi 500-600 kalori selama dua kali per minggu.
Puasa intermiten membatasi waktu Anda untuk makan, yang merupakan cara sederhana untuk mengurangi asupan kalori.
Dengan cara itu berat badan dapat menyebabkan penurunan berat badan.
Namun hal itu tidak akan memberikan efek baik bila Anda menggantinya dengan makan terlalu banyak saat waktu makan diberikan.
Dalam sebuah penelitian, puasa intermiten terbukti menyebabkan penurunan berat badan 3-8% selama 3-24 minggu.
• Tiga Cara Mudah Turunkan Berat Badan, Lakukan Rutinitas Berikut untuk Program Diet Sehat
Jumlah itu merupakan persentase yang jauh lebih besar daripada metode lain.
Selain itu, ditunjukan bahwa cara makan ini dapat mengurangi lingkar pinggang sebesar 4–7%, yang merupakan penanda hilangnya lemak perut yang berbahaya.
Puasa intermiten dapat meningkatkan pembakaran lemak sambil menjaga massa otot, yang dapat meningkatkan metabolisme.
Manfaat lain dari puasa intermiten yaitu miliki efek anti-penuaan, peningkatan sensitivitas insulin, peningkatan kesehatan otak, berkurangnya peradangan, dan banyak manfaat lainnya.
Namun cara diet ini harus dikonsultasikan dengan ahli kesehatan untuk orang yang memiliki masalah dengan kadar gula, wanita hamil atau menyusui, dan orang dengan gangguan makan.
3. Diet Nabati
Diet nabati dapat membantu Anda menurunkan berat badan.
Vegetarisme dan veganisme adalah versi paling populer, yang membatasi produk hewani karena alasan kesehatan, etika, dan lingkungan.
Namun, pola makan nabati yang lebih fleksibel juga ada, yaitu dengan mengonsumsi produk hewani dalam jumlah sedang.
Ada banyak jenis vegetarisme, tetapi sebagian besar akan menghilangkan semua daging, unggas, dan ikan.
Ada juga vegetarian yang menghindari konsumsi telur dan susu.
Pola makan vegan mengambil langkah dengan membatasi semua produk hewani, serta produk turunan hewani seperti susu, gelatin, madu, kasein, dan albumin.
Tidak ada aturan yang jelas untuk diet fleksibel, karena ini adalah perubahan gaya hidup daripada diet.
Ini mendorong Anda untuk makan lebih banyak buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Anda juga dapat mengonsumsi protein dan produk hewani dalam jumlah sedang, dengan melakukan diet vegan alternatif.
• 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Diet Sehat dengan Pola Tidur Teratur
Program tersebut ampuh turunkan berat badan dengan mengurangi konsumsi makanan dengan jumlah kalori tinggi.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pola makan nabati efektif untuk menurunkan berat badan.
Terhadap 12 studi yang terdiri dari 1.151 peserta menemukan bahwa orang yang melakukan diet nabati kehilangan rata-rata 2 kilogram dari berat badannya.
Sedangkan mereka yang mengikuti diet vegan kehilangan rata-rata 2,5 kilogram.
Diet nabati cenderung membantu penurunan berat badan karena cenderung kaya serat, yang dapat membantu Anda tetap kenyang lebih lama.
Manfaat lain dari diet nabati yaitu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker tertentu, dan diabetes.
Mereka juga bisa lebih ramah lingkungan daripada diet berbasis daging.
(TribunWow.com/Ami)
WOW TODAY: