Pilpres 2019
4 Partai Politik Dikabarkan Lobi ke Jokowi demi Kursi Ketua MPR, Ada Parpol Eks Koalisi Prabowo
Sejumlah partai politik gencar melakukan lobi-lobi, termasuk ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi kursi ketua MPR. Siapa saja mereka?
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah partai politik gencar melakukan lobi-lobi, termasuk ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi kursi ketua MPR.
Setidaknya, sudah ada 4 parpol yang melakukan lobi-lobi demi orang nomor satu di MPR.
Dalam daftar parpol tersebut, ada nama parpol mantan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Koalisi Adil dan Makmur.
Diketahui, berbeda dengan ketua DPR, pimpinan MPR ditentukan dalam sistem paket.
Aturan ini sudah termaktub dalam Pasal 427C Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).
Pasal itu mengatur pimpinan MPR terdiri dari satu ketua dan empat wakil ketua yang dipilih dari dan oleh anggota MPR.
Pimpinan MPR dipilih dari dan oleh anggota MPR dalam satu paket yang bersifat tetap.
• Sah Jadi Capres Terpilih, Ini Lima Strategi Jokowi untuk Indonesia Lima Tahun ke Depan
Artinya, fraksi partai politik di Senayan bisa berkompromi untuk menentukan siapa yang diusung menjadi calon ketua dan wakil ketua MPR dalam satu paket.
Setelah itu, seluruh anggota MPR menggelar sidang untuk menentukan paket mana yang dipilih sebagai pimpinan.
Jika musyawarah tak tercapai, pemilihan dilakukan dengan voting.
Nah, sistem paket inilah yang membuat lobi-lobi antarelite harus digencarkan.
Secara matematis, parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf yang berjumlah mayoritas di Senayan akan menang mudah jika parpol oposisi juga mengajukan paket pimpinan MPR.
Namun, lobi di lingkaran parpol koalisi KIK juga diperlukan untuk menentukan siapa yang mendapat jatah calon ketua MPR dan empat wakil ketua.
Partai Golkar

Partai Golkar menjadi salah satu parpol yang paling gencar melakukan upaya demi mendapat kursi ketua MPR.