Namun ia menegaskan bahwa keputusan akhir akan dibuat di pengadilan di Kyiv/Kiev.
Kendati demikian Ovsyanikov mengaku, dirinya dan kliennya belum memutuskan bagaimana cara yang akan dilakukan untuk melakukan pembelaan.
Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, korban Vadim disebut ditembaki saat sedang bersepeda pada bulan Februari lalu, tepatnya empat hari setelah konflik terjadi.
Informasi ini disampaikan oleh Jaksa Agung Ukraina, Iryna Venediktova.
Saat melakukan invasi, Vadim diketahui tergabung dalam sebuah pasukan tank.
Pada saat mengendarai tank tersebut, Vadim melakukan penembakan terhadap korban di bagian utara Desa Chupakhivka.
Venediktova tidak menjelaskan kapan persidangan Vadim akan dimulai.
Baca juga: Ini Pengakuan Pengacara di Ukraina yang Dampingi Tentara Rusia terkait Kasus Kejahatan Perang
Baca juga: Anaknya Cacat Permanen karena Serangan Rusia, Ibu di Ukraina Salahkan Diri Sendiri Gegara Ini
Saat ini tentara Rusia yang bersangkutan sedang ditahan.
Venediktova pernah menyampaikan ada sekira delapan ribu kasus kejahatan perang yang terjadi di seluruh Ukraina.
Seluruh kasus tersebut adalah pembunuhan warga sipil yang dilakukan oleh tentara Rusia.
Venediktova juga sempat mengidentifikasi 10 tentara Rusia yang diduga terlibat dalam pembantaian warga sipil di Bucha.
Sebelumnya, sebuah tudingan disampaikan oleh Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace kepada Rusia.
Wallace menuduh pasukan militer Rusia menggunakan alat kremasi berjalan untuk menutupi kejahatan perang Rusia selama melakukan invasi di Ukraina.
Ia menyebut sejak Februari lalu pihak Rusia menolak untuk menyampaikan kebenaran seputar konflik di Ukraina.
Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, tudingan tersebut disampaikan oleh Wallace dalam pidato di London pada Senin (9/5/2022).