Melalui skema tersebut, Enny percaya dampak ekonomi PSBB dapat teratasi.
"Sehingga kita betul-betul optimal memitigasi dampak dari kebijakan PSBB, ataupun social distancing ini tidak berdampak terlalu buruk terhadap daya beli masyarakat," tandasnya.
Selanjutnya Enny kembali menyoroti mengapa kebijakan yang mudah tidak bisa diaplikasikan oleh pemerintah di lapangan.
Ia mengatakan birokrat-birokrat di Indonesia sudah terbiasa bekerja dengan pakem atau aturan yang baku.
Enny mengatakan pada situasi menghadapi Covid-19 yang darurat seperti ini, pemerintah tidak bisa hanya melakukan hal seperti rutinitas atau kegiatan seperti biasanya.
"Makannya dengan adanya seperti ini masukan publik, mestinya ini mampu menjadi referensi atau masukkan kepada pemerintah bahwa kita dalam kondisi saat ini enggak bisa berpikirnya linear," ujarnya.
Terakhir Enny berharap agar pemerintah mampu melakukan kebijakan yang di luar kebiasaan atau rutinitas demi menyelesaikan masalah Covid-19 dengan cepat.
• Berkeras Larang Ojol Angkut Penumpang saat PSBB, Anies Baswedan Sebut Sudah Sesuai Undang-undang
Simak videonya mulai menit awal:
(TribunWow.com/Anung)