Diet terbaik untuk seseorang adalah yang bisa mereka jalani.
Untuk diet sehat, National Institutes of Health (NIH) merekomendasikan makan:
- berbagai macam buah dan sayuran
- biji-bijian, seperti beras merah dan roti gandum
- berbagai sumber protein, seperti kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian, daging tanpa lemak, dan telur
- minyak yang menyehatkan, seperti minyak zaitun dan minyak kacang
Makan banyak makanan berserat tinggi dapat membantu menurunkan berat badan.
Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna makanan berserat tinggi, sehingga membuat seseorang merasa lebih kenyang lebih lama.
Banyak orang beralih ke diet rendah karbohidrat, yang melibatkan pembatasan karbohidrat dan makan makanan tinggi protein dan lemak sehat.
Studi menunjukkan hasil yang beragam pada apakah diet ini bekerja lebih baik daripada yang lain, tetapi beberapa penelitian menunjukkan diet rendah karbohidrat efektif untuk menurunkan berat badan.
Satu uji coba kontrol acak misalnya, melaporkan bahwa orang yang mengikuti diet rendah karbohidrat mengalami penurunan berat badan yang lebih signifikan, daripada mereka yang diet rendah lemak.
Ketika orang menurunkan berat badan, mereka cenderung melakukannya di seluruh tubuh mereka.
Beberapa orang kehilangan lemak di area tertentu sebelum yang lain, dan ini bervariasi di antara orang-orang.
Makan makanan yang sehat akan memiliki banyak manfaat kesehatan di samping penurunan berat badan.
• Olahraga yang Tepat untuk Pendamping Program Diet, Lakukan Jogging untuk Bakar Kalori
Kurangi asupan alkohol
Asupan alkohol dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan.
Alkohol sering mengandung jumlah kalori yang tinggi dan tidak memberikan nilai gizi.
Minum terlalu banyak dapat berkontribusi terhadap peningkatan lemak tubuh yang berlebihan.
Selain kalori dari alkohol, minum alkohol dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan pilihan gizi yang buruk, seperti makan berlebihan.