Pasalnya, masalah korupsi di Indonesia kini sudah cukup parah.
Bahkan, ia merasa kecewa dengan Jokowi telah memanggil tokoh-tokoh yang pernah berurusan dengan KPK
"Belum ada lagi, tapi saya masih konsisten bahwa Perppu KPK itu harus segera dikeluarkan karena beberapa pertimbangan."
• Perppu KPK Tak Kunjung Diterbitkan, Mahfud MD sebagai Menkopolhukam Dianggap Gagal Dorong Jokowi
"Pertama korupsi masih merajalela, kemudian bahkan kita juga melihat ketika Presiden Jokowi memanggil orang-orang, calon menterinya, calon wakil menterinya, itu ada beberapa orang bahkan disebutkan secara terbuka oleh Jubir KPK itu mereka pernah diundang ataupun menjadi saksi atau terlibat dalam kasus korupsi, walau belum jadi tersangka," jelasnya.
Hal itu berbeda dengan Jokowi pada awal pemerintahan 2014 yang menganggap KPK merupakan lembaga yang cukup penting hingga dilibatkan dalam penyusunan menteri.
"Empat nama atau enam. Saya juga menyesalkan Presiden Jokowi. Dulu 2014 malah minta pertimbangan KPK atas nama orang-orang yang mau rekrut untuk menteri sehingga itu dicoret sampai delapan orang. Tapi sekarang mengabaikan KPK," katanya.
Lihat videonya sejak menit awal:
(TribunWow.com/Mariah Gipty)