Breaking News:

Berita Viral

3 Fakta Viral Oknum Guru Honorer di Konawe Diduga Aniaya Anak Polisi, Kronologi hingga Kata Pakar

Fakta viral seorang oknum guru di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Sultra diduga melakukan penganiayaan terhadap murid.

Istimewa via Tribunnews.com
Sosok SU Guru SDN 4 Baito, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) ditahan atas tuduhan aniaya muridnya. 

Selanjutnya, terduga korban mengaku telah dipukul SU di sekolah pada 24 April 2024.

Aipda WH dan N pun lantas mengonfirmasi kepada saksi yang disebut D melihat kejadian dugaan penganiayaan oleh SU.

Ada dua saksi yang ditanya oleh Aipda WH dan N, yaitu berinisial I dan A.

Guru honorer di salah satu SD di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara berinisial SU ditahan usai dituduh melakukan pemukulan terhadap anak polisi. Kini, kasus ini pun viral di media sosial.
Guru honorer di salah satu SD di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara berinisial SU ditahan usai dituduh melakukan pemukulan terhadap anak polisi. Kini, kasus ini pun viral di media sosial. (Handout via Tribun Sultra)

Baca juga: Fakta Viral Aksi Emak-Emak Hancurkan Jalan yang Dicor di Empat Lawang, Kades Muara Karang Buka Suara

Kedua saksi mengaku melihat korban dipukul oleh SU menggunakan gagang sapu ijuk di dalam kelas.

Tak berpikir lama, Aipda WH dan N langsung melaporkan dugaan penganiayaan ini ke Polsek Baito.

Selanjutnya, SU pun langsung dipanggil ke Polsek Baito untuk dikonfirmasi terkait dugaan penganiayaan kepada anak Aipda WH.

Saat dikonfirmasi, terduga pelaku pun tidak mengakuinya.

"Tetapi, yang diduga pelaku tidak mengakuinya sehingga yang diduga pelaku disuruh pulang ke rumahnya, dan laporan Polisi diterima di Polsek Baito," kata AKBP Febry Sam, Senin (21/10/2024) dkutip dari Tribun Sultra.

Dia menuturkan mediasi sempat dilakukan dan berujung hampir disepakati damai antara dua belah pihak.

Namun, kata Febry, buntut pihak keluarga korban mendengar kabar bahwa SU tidak ikhlas meminta maaf, maka terduga pelaku tetap dilaporkan ke polisi dengan nomor laporan LP/03/IV/2024/Polsek Baito/Polres Konsel/Polda Sultra pada 26 April 2024 lalu.

Setelah itu pada 7 Juni 2024, kasus ini pun telah naik ke penyidikan lewat terbitnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Kemudian, pada 3 Juli 2024, polisi melakukan gelar perkara dan menetapkan SU sebagai tersangka.

Singkat cerita, pada 29 September 2024, berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe Selatan dan SU berujung ditahan pada Rabu (16/10/2024)

2. Kata Pakar

Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel, menilai penanganan oleh Polsek Baito dan Polres Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), terhadap kasus dugaan pemukulan yang dilakukan guru honorer di salah satu SD berinisial SU terhadap D (6) adalah eksesif atau berlebihan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
ViralSulawesi TenggaraPolisiKasus PenganiayaanGuruReza Indragiri AmrielKonawe Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved