Breaking News:

Konflik Iran Vs Israel

Mengenal Jenis Rudal yang Dipakai Iran saat Lakukan Serangan ke Israel, Buat Zionis Ketar-ketir

Korps Garda Revolusi Islam IRGC Iran meluncurkan ratusan rudal balistik ke lokasi militer Israel di wilayah pendudukan pada Selasa (1/10/2024) malam.

AFP/AHMAD GHARABLI
Gambar ini menunjukkan proyektil yang dicegat oleh Israel di dekat kota utara Baqa al-Gharbiya pada tanggal 1 Oktober 2024.(Photo by Ahmad GHARABLI / AFP) 

Rudal Ghadr berukuran panjang antara 15,86 hingga 16,58 meter dan memiliki diameter rangka pesawat 1,25 meter, dengan berat keseluruhan 15 hingga 17,5 ton.

Ukuran Ghadr yang lebih panjang dari Shahab-3, memungkinkannya membawa tambahan 1.300 hingga 1.500 kg propelan, yang membuat mesinnya beroperasi selama sepuluh detik atau lebih lagi.

Untuk mengimbangi massa propelan yang lebih banyak, rangka rudal dibuat menggunakan komponen paduan aluminium yang lebih ringan, mengurangi berat inert sekitar 600 kg dibandingkan dengan versi baja penuh.

Massa hulu ledak juga telah dikurangi dari 1.000 menjadi 650 kg, meningkatkan jangkauan rudal dari 1.200 menjadi hampir 2.000 kilometer.

Rudal Ghadr memiliki hulu ledak yang didesain seperti "botol bayi", yang meningkatkan aerodinamika dan presisi. 

Hulu ledak yang didesain ulang, dipadukan dengan sistem pemandu yang lebih canggih, mengurangi kemungkinan kesalahan melingkar (CEP) dari 2.500 menjadi 100-300 meter.

Sementara itu, rudal balistik Emad adalah rudal versi Ghadr yang disempurnakan, dengan pemandu dan akurasi yang ditingkatkan.

Emad telah diuji dan mulai digunakan pada akhir tahun 2015.

Rudal ini memiliki hulu ledak yang dapat bermanuver dengan desain baru dan sirip di dasarnya, yang memungkinkannya untuk diarahkan ke sasaran setelah memasuki kembali atmosfer. 

Menurut pejabat militer Iran, rudal ini mampu memandu dan mengendalikan hingga ke titik benturan, menjadikannya rudal berpemandu presisi pertama Iran.

Rudal Emad ditenagai oleh bahan bakar cair, memiliki panjang 15,5 meter, massa 1.750 kg, jangkauan 1.700 km, dan CEP 50 meter.

Baca juga: Israel Serukan Lebanon Jadi Target Berikutnya: Siapkan Serangan Darat, Udara & Laut Gempur Hizbullah

Rudal Hipersonik Fattah

Rudal hipersonik Fattah-1 digunakan saat Iran serang Israel pada Selasa (1/10/2024).
Rudal hipersonik Fattah-1 digunakan saat Iran serang Israel pada Selasa (1/10/2024). (IRNA/ALI SHARIFZADEH)

Rudal hipersonik Fattah-1 diresmikan pada bulan Juni lalu dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh mendiang Presiden Ebrahim Raisi, kepala IRGC Mayor Jenderal Hossein Salami, dan komandan kedirgantaraan IRGC Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh.

Dinamai Fattah (yang berarti "pembuka") oleh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, rudal ini merupakan roket dua tahap berpemandu presisi yang ditenagai oleh bahan bakar padat.

Dengan klaim jangkauan 1.400 km, Fattah-1 tergolong rudal balistik jarak menengah, yang mampu menargetkan entitas Zionis dari setiap sudut Iran barat. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
IranIsraelGazaPalestinaRudalIsmail HaniyehHamas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved