Anak Pejabat Pajak Aniaya Remaja
Shane Lukas Ngaku Menyesal Tak Halangi Mario Dandy saat Aniaya D, Hakim: Omongan Lu Memprovokasi
Shane Lukas mengaku menyesal tak menghalangi Mario Dandy saat menganiaya D (17).
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Persidangan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy telah digelar pada Selasa (4/7/2023).
Dilansir TribunWow.com sidang tersebut digelar di Pengadilan Jakarta Selatan.
Dalam sidang tersebut, Mario Dandy dan terdakwa lain yaitu Shane Lukas dimintai keterangan.
Saat Shane Lukas dimintai keterangan, ia mengungkapkan penyesalan.
Shane mengaku menyesal tidak melerai Mario Dandy saat menganiaya D (17).
Baca juga: Mario Dandy Cengengesan saat Sidang, Senyum Tutupi Wajah Ketika Chat Mesra Mantan Dibacakan
"Saya menyesal Yang Mulia," ujar Shane Lukas dikutip dari kanal YouTube KompasTV Pontianak pada Rabu, 5 Juli 2023.
Keterangan Shane Lukas pun menarik perhatian Hakim anggota, Tumpanuli Marbun untuk berkomentar.
Tumpanuli menilai penyesalan Shane Lukas sudah tidak ada artinya lagi.
"Dari kemarin-kemarin seolah-olah saudara berjasa, ikut melerai, angkat kakinya gitu loh," tutur Tumpanuli.
"Tapi orang udah keadaan mau mati itu, enggak ada artinya lagi, kalau saudara niat untuk melerai dari awal bisa," sambungnya.

Mendengar pernyataan hakim, Shane Lukas pun menjelaskan bahwa dirinya takut dan segan terhadap Mario Dandy.
"Pada saat itu takut Yang Mulia sama Mario saya segan sama Mario Yang Mulia," kata Shane Lukas.
Namun lagi dan lagi, hakim tak mau mendengarkan pernyartaan Shane Lukas.
Hakim menilai Shane Lukas sebagai provokator.
Baca juga: Blunder Mario Dandy saat Ditanya soal Penganiayaan D, Buat Majelis Hakim Kesal: Terserah Kamu
"Jadi pada saat itu saya juga menyesali Yang Mulia, kenapa enggak pada saat itu tendangan pertama, kedua itu saya langsung misahin, kenapa pada saat dia enggak berdaya Yang Mulia, saya menyesal Yang Mulia tentang perlakuan pada saat itu Yang Mulia," kata Tumpanuli.