Breaking News:

Terkini Internasional

Insiden Penembakan Massal Beruntun terjadi di California AS, 2 Pelaku Imigran Asia yang Sudah Lansia

Sejumlah penembakan massal terjadi di california, Amerika Serikat dalam waktu yang tak berselang lama.

Video BBC.com
Tersangka Chunli Zhao (66), pelaku penembakan massal di Half Moon Bay, California, Amerika Serikat saat digelandang polisi, Senin (23/1/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Penembakan massal kembali terjadi di negara bagian Amerika Serikat (AS), California.

Dilansir TribunWow.com, penembakan tersebut merupakan insiden ketiga dalam delapan hari setelah seorang pria menembak mati tujuh mantan rekan kerjanya di selatan San Francisco, Senin (23/1/2023).

Serangan itu terjadi di kota pesisir Half Moon Bay, di mana beberapa korban adalah orang Tionghoa-Amerika.

Baca juga: WNI Novita Kurnia Putri Tewas Diberondong 100 Peluru oleh Remaja di Texas, sang Ibu Ungkap Firasat

Tersangka Chunli Zhao (66), ditangkap setelah menyerahkan diri ke kantor polisi.

Pertumpahan darah terbaru yang melanda negara bagian itu terjadi di dua peternakan di sekitar komunitas Half Moon Bay.

Empat korban ditemukan di sebuah peternakan jamur, sementara tiga lainnya kemudian ditemukan di sebuah bisnis truk terdekat.

Sheriff San Mateo County Christina Corpus pada konferensi pers pada hari Selasa mengatakan, korban kedelapan yang dibawa ke rumah sakit sudah keluar dari operasi dan dalam kondisi stabil.

Baca juga: WNI Novita Kurnia Putri Tewas Diberondong 100 Peluru oleh Remaja di Texas, sang Ibu Ungkap Firasat

Tersangka adalah penduduk Half Moon Bay dan bekerja di Mountain Mushroom Farm, kata Sheriff Corpus.

Adapun menurut Walikota Half Moon Bay Deborah Penrose, para korban adalah lima pria dewasa dan dua wanita, dan semuanya adalah pekerja pertanian.

"Satu-satunya hubungan antara tersangka dan korban adalah bahwa mereka mungkin rekan kerja," kata Sheriff Corpus dikutip bbc.com, Rabu (25/1/2023)..

"Semua bukti yang kami miliki menunjukkan bahwa ini adalah contoh kekerasan di tempat kerja."

Operator peternakan California Terra Garden, kemudian mengkonfirmasi bahwa tersangka tinggal di salah satu dari dua lokasi tempat orang terbunuh.

Setelah melakukan pembunuhan, tersangka pergi ke kantor polisi setempat di mana penangkapannya terekam kamera.

Saluran berita AS menunjukkan tersangka disematkan ke tanah dan ditangkap oleh polisi.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved