Terkini Daerah
Fakta-fakta 2 Remaja Bunuh Anak 11 Tahun demi Jual Organ, Simak Transaksinya dengan Calon Pembeli
Fakta terkait kasus dua remaja asal Makassar, Sulawesi Selatan ditangkap setelah terbukti melakukan pembunuhan terhadap bocah 11 tahun.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
"Rencananya, organ dari anak yang dibunuh ini akan dijual oleh pelaku."
Faktor kedua adalah aspek psikologis yang muncul akibat pelaku sering dimarahi kedua orangtuanya terkait uang.
Akibatnya, pelaku nekat mencari jalan pintas demi bisa membuktikan pencapaian pada kedua orangtuanya.
Ketiga adalah faktor yuridis di mana pelaku dan korban masih berusia di bawah umur.
Baca juga: Viral Dijual Suami Sendiri ke Rekan Sesama Polisi, Istri Aiptu AR Pilih Cabut Laporan, Mengapa?

Pengakuan Pelaku
Kepada polisi, AD yang duduk di kelas 3 SMA mengaku mencari sendiri situs jual beli organ tubuh melalui mesin pencari asal Rusia.
Menurut daftar tersebut, satu organ dihargai hingga 80 ribu USD atau setara Rp 1,2 miliar.
Ia kemudian mengajak adik kelasnya, MF untuk melakukan pembunuhan.
AD kemudian berkomunikasi menawarkan organ tubuh milik MFS kepada calon pembeli.
"Ini ada organ ginjal, jantung, paru-paru, hati," tutur AD dikutip TribunJakarta.com, Kamis (12/1/2023).
Berbicara dengan bahasa Inggris, sosok calon pembeli organ tersebut sempat menanyakan lokasi AD.
Namun kemudian, ia tak lagi memberikan balasan sehingga AD dan MF merasa panik.
"Lokasinya di mana, terus dia tidak balas," ungkap AD.
Keduanya lantas memutuskan memasukkan jasad korban ke plastik dan membuangnya ke Waduk Nipa-nipa setelah sang calon pembeli tak memberi kabar.
Baca juga: Singgung Organ Dalam Brigadir J yang Diduga Hilang, Tim Forensik Bantah Isu Kuku Dicabut
Jalani Pemeriksaan Kejiwaan