Konflik Rusia Vs Ukraina
Serangan Rusia Dibalas Ledakan 2 Pangkalan Udara, Diduga Ulah Ukraina untuk Hancurkan Nuklir
Rusia melakukan serangan gencar ke Ukraina, sementara 2 pangkalan udaranya juga mengalami peledakan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Konflik Ukraina dan Rusia kembali memanas dengan adanya serangan gencar dari kedua belah pihak.
Dilansir TribunWow.com, Ukraina menuduh Rusia menghancurkan rumah-rumah di tenggara dan memadamkan listrik di banyak daerah dengan tembakan rudal baru pada Senin (5/12/2022).
Sementara Rusia mengatakan pesawat tak berawak Ukraina telah menyerang dua pangkalan udara ratusan kilometer dari garis depan.
Baca juga: Satelit Rekam Bangunan Baru Milik Rusia di Reruntuhan Kota Mariupol Ukraina, Diduga Pusat Militer
Rentetan rudal baru telah diantisipasi di Ukraina selama berhari-hari, dan itu terjadi tepat saat pemadaman darurat akan berakhir dan kerusakan sebelumnya telah diperbaiki.
Serangan itu membuat bagian Ukraina kembali ke kegelapan yang membekukan dengan suhu di bawah nol Celcius (32 Fahrenheit).
Menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, setidaknya empat orang tewas dalam serangan Rusia dan menyebut sebagian besar dari sekitar 70 rudal berhasil ditembak jatuh.
Namun petugas yang menangani pembangkit energi sudah mulai bekerja untuk memulihkan pasokan listrik.
Sementara itu, kementerian pertahanan Rusia mengatakan drone Ukraina menyerang dua pangkalan udara di Ryazan dan Saratov di Rusia tengah-selatan.
Insiden ini menewaskan tiga prajurit dan melukai empat lainnya, dengan dua pesawat rusak oleh pecahan drone ketika mereka ditembak jatuh.
Ukraina tidak secara langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Jika benar dilakukan Ukraina, maka itu akan menjadi serangan terdalam di jantung Rusia sejak Moskow menginvasi Ukraina pada 24 Februari.
Satu sasarannya adalah pangkalan udara Engels di dekat kota Saratov, sekitar 730 km (450 mil) tenggara Moskow, yang menampung pesawat pembom milik pasukan nuklir strategis Rusia.
"Rezim Kyiv, untuk menonaktifkan pesawat jarak jauh Rusia, melakukan upaya untuk menyerang dengan kendaraan udara jet tak berawak buatan Soviet di lapangan terbang militer Dyagilevo, di wilayah Ryazan, dan Engels, di wilayah Saratov," kata kementerian pertahanan Rusia.
Drone tersebut dilaporkan terbang di ketinggian rendah, namun berhasil dicegat oleh pertahanan udara dan ditembak jatuh.

Baca juga: Tak Hanya Kedutaan Ukraina, Bom Rakitan Lewat Surat Juga Ancam PM Spanyol, terkait Perang Rusia?
Korban jiwa dilaporkan jatuh akibat insiden di pangkalan Ryazan, 185 km (115 mil) tenggara Moskow.