Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Tak Hanya Kedutaan Ukraina, Bom Rakitan Lewat Surat Juga Ancam PM Spanyol, terkait Perang Rusia?

Pemerintah Spanyol mengatakan sejumlah surat berisi bom rakitan dikirim ke sejumlah sasaran selain Kedutaan Ukraina di Madrid.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
YouTube TIMES NOW
Kepolisian Spanyol berjaga di sekitar Kedutaan Ukraina di Madrid, Spanyol yang sempat dilaporkan mengalami ledakan pada Rabu (30/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM -Spanyol telah meningkatkan keamanan setelah menemukan bahwa sejumlah bom surat telah dikirim ke para pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez.

Dilansir TribunWow.com, seorang pegawai kedutaan Ukraina di Madrid, Spanyol terluka ketika membuka surat berisi peledak, Rabu (30/11/2022).

Diperkirakan bom itu bisa dikaitkan dengan dukungan Spanyol untuk Ukraina yang diserang Rusia, tetapi belum ada hasil penyelidikan lebih lanjut mengenai hal ini.

Baca juga: 3.500 Tentara Rusia dan Keluarganya Hubungi Ukraina, Buat Skema Kelabui Putin agar Bebas dari Perang

Seperti dilaporkan BBC, Jumat (2/12/2022), otoritas terkait mengatakan selain PM, menteri pertahanan termasuk di antara target bom surat tersebut.

Perangkat berbahaya sejenis ternyata juga dikirim ke kedutaan AS.

Pada Kamis sore, kedutaan besar AS di Madrid mengonfirmasi bahwa mereka juga telah menerima paket mencurigakan.

Pihaknya lantas berterima kasih kepada pasukan keamanan Spanyol atas bantuan mereka dalam menanganinya.

Sebelumnya, pemerintah Spanyol sempat mengatakan bahwa alat peledak serupa telah dikirim ke lima target.

Dikatakan sebuah amplop berisi bahan piroteknik telah dikirim ke PM Pedro Sanchez, tetapi berhasil dicegat pada Kamis (24/11/2022), sebelum ada yang terluka.

Perangkat berbahaya ini dikatakan mirip dengan paket yang dikirim ke menteri pertahanan, produsen senjata di Zaragoza, Pangkalan Udara Torrejon dan ke kedutaan Ukraina di Madrid.

Adapun akibat ledakan pada hari Rabu, seorang pekerja laki-laki di kedutaan Ukraina dibawa ke rumah sakit setelah terluka ketika dia membuka bom surat, tetapi Ukraina mengatakan nyawanya tidak dalam bahaya.

Spanyol sedang menyelidiki insiden tersebut sebagai kemungkinan tindakan teroris, sementara Kyiv menanggapi peristiwa ini dengan memperketat keamanan di kedutaan besarnya di seluruh dunia.

ilustrasi bom
ilustrasi bom ()

Baca juga: Minta Warga dan Tentara Ukraina Bersiap, Zelensky Peringatkan akan Adanya Serangan Baru dari Rusia

Dalam konferensi pers, seorang menteri mengatakan amplop-amplop itu sedang dianalisis, dan kelimanya tampaknya dikirim dari dalam Spanyol.

Sebuah sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan bahwa semua perangkat dikirim dalam amplop coklat, dan terdiri dari bubuk mesiu dengan mekanisme pengapian listrik.

Ada spekulasi bahwa bom tersebut terkait dengan dukungan keras Spanyol untuk Ukraina selama perangnya dengan Rusia.

Halaman
123
Tags:
UkrainaSpanyolRusia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved